Wakil Bupati Banjar Buka Lomba Jukung Tradisional

Dalam upaya menjaga budaya lokal di Kabupaten Banjar digelar lomba jukung tradisional yang diikuti 46 tim yang dibuka oleh Wakil Bupati Banjar H. Saidi Mansyur didampingi Ketua GOW Kabupaten Banjar Nur Gita Tyas Saidi Mansyur, minggu (13/8) di  desa sungai bakung dan sungai tandipah Kecamatan Sungai Tabuk.

Ajang ini dilaksanakan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Banjar yang ke-67 dan juga HUT Kemerdekaan RI ke-72. Lomba jukung tradisional ini terlaksana atas kerja sama pembakal sungai tandipah  dan pembakal sungai bangkung serta dukungan dana dari Wakil Bupati Banjar. H. Saidi mansyur juga memberi hadiah tambahan bonus kepada juara satu berupa TV 42 inci.
Peserta Lomba jukung tradisional ini sendiri tidak hanya dari Kabupaten Banjar saja. Tetapi juga ada yang dari luar daerah.

Dalam lomba balap jukung yang mendapat aplaus dari penonton tersebut, peserta wajib memakai jukung tradisional yang dikayuh enam orang dan dilarang keras menggunakan mesin penggerak. Dalam mengikuti lomba, peserta menempuh jarak lima ratus meter.

Dalam sambutannya H. Saidi Mansyur mengatakan “Saya menyambut baik dan mengapresiasi  acara pada hari ini dan juga atas  nama daerah dan atas nama pribadi mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta baik dari dalam maupun luar kabupaten banjar khususnya kota madya Banjarmasin yang ikut berpartisipasi pada kegiatan hari ini”, ujarnya.

“Melalui kegiatan ini tentu dapat memperkenalkan budaya kita potensi kita Kabupaten Banjar lebih jauh lagi. Manfaatkanlah kegiatan ini jaga rasa kebersamaan, junjung sportivitas dan semoga  kegiatan hari ini dilancarkan, dan juga yang perlu diperhatikan faktor keamanan dan faktor keselamatan sehingga tidak  terjadi hal hal yang tidak diinginkan baik untuk perserta  maupun penonton yang berhadir pada hari ini”, tambahnya.

Acara ini juga dimanfaatkan oleh Wakil Bupati Banjar untuk menyerap aspirasi masyarakat disekitar Desa Sungai Bakung dan Desa Sungai Tandipah.

Puskesmas Martapura 1 Ujicoba Sikda Generik Bridging P-Care JKN

Martapura, InfoPublik – Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar terus berupaya menerapkan standarisasi Sistem Informasi Kesehatan pada pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu yang dilakukan adalah dengan penerapan aplikasi Sikda generic Bridging P-Care Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ujicoba aplikasi tersebut dilaksanakan di Puskesmas Martapura 1, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, Rabu (12/7). Puskesmas Martapura 1 merupakan puskesmas pertama yang menerapkan aplikasi tersebut di Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurut tim IT BPJS, Lisda, yang mendampingi petugas di Puskesmas dalam melakukan ujicoba mengatakan, Sikda Generik diharapkan bisa terhubung dengan aplikasi P-care JKN, sehingga puskesmas tidak perlu lagi melakukan input ulang data pasien.
Diharapkan, dengan penggunaan sikda generic brdging P-Care JKN ini maka akan diperoleh data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat dan cepat. “Ketersediaan data yang akurat tentu akan menunjang dalam pengambilan keputusan atau kebijakan bidang kesehatan di daerah,” jelasnya.
Kabupaten Banjar merupakan kabupaten yang pertama menerapkan aplikasi sikda Generik Bridging P-Care di Kalimantan Selatan. Diharapkan hal ini membawa perubahan yang besar dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Banjar.
“Ini juga dapat menjadi terobosan dalam pemecahan permasalahan data kesehatan selama ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjar Ikhwansyah, M.Kes, yang dibenarkan Kasi Data Infokes SDMK Nurul Pariningsih, SKM,MH.
Sedangkan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dedi Kurniadi, SKM, MM menyampaikan, penerapan Sikda Generik di Puskesmas Martapura 1, merupakan tindak lanjut dari pembelajaran ke Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu.
Ke depannya direncanakan seluruh puskesmas akan menggunakan Sikda berbasis computer baik online maupun offline. “Tahun 2017 ini direncanakan dua puskesmas yang menggunakan Sikda Generik online dan tiga  puskesmas offline,” jelasnya. (MC Kab banjar/toeb)

Tim Futsal Banjar Asli Putra Daerah

Martapura, infoPublik – Tim futsal Kabupaten Banjarmasin telah memilih 20 pemain yang disiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Tabalong yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2017.
Para pemain yang dipilih yakni Otsmanusky Watyatlattau, M Zaini Aditya dan Tanang Chandra Saputra di posisi kiper.  Pada posisi anchor, ada Ahnad Julian, Gamas Ar Rasyidin, M Rafli Hadrazi, M Gafuriansyah dan Hendra Saputra.
Kemudian di posisi flank kiri-kanan, M Nauval Rizwan, M Amin Rizky, M Mida Ussyarif, Revi Ananda Surya, Try Budi Saputra, Abdul Kholik dan M Hasbi Khalik. Sedangkan posisi pivot ada Ismail, Galang Saputra, M Alfianur, M Jayadianur.
Pelatih tim futsal Kabupaten Banjar, Oki Prasetiyo, baru-baru ini, mengatakan, para pemain tersebut merupakan asli putra daerah setempat.
Mereka dipanggil pada seleksi pembentukan tim futsal Kabupaten Banjar yang dilaksanakan oleh Asosiasi Futsal Daerah Kabupaten Banjar, selama empat hari pada bulan Mei 2017 lalu di Lapangan Futsal Pondok Lima Banjarbaru.
Mereka nanti akan mengikuti program yang akan dilaksanakan setelah lebaran. “Ke-20 pemain ini nanti akan kami ciutkan kembali menjadi 16 pemain sesuai regulasi panitia Porprov X Tabalong,” kata pelatih futsal pemegang Lisensi AFC 1 tersebut.
Ditanya soal target, Oki mengatakan target tim futsal Kab Banjar masuk semifinal. “Di Kejurprov Futsal 2016 kita masuk semifinal. Kami semifinal dulu setelah itu baru berpikir lagi,” kata Oki. (MC-Kab.Banjar/bpbur/dani/eyv)

KIM Diminta Tangkal Informasi Hoax

Martapura, infoPublik – Keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang dibentuk di setiap kecamatan di Kabupaten Banjar, diharapkan mampu mendukung tersampaikannya informasi yang benar dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

KIM juga diharapkan mampu untuk menangkal beredarnya informasi-informasi hoak, sehingga masyarakat tidak termakan oleh khabar-khabar bohong yang tidak berdasar pada fakta-fakta sebenarnya. Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian H Farid Soufian, saat membuka sosialisasi KIM Kabupaten Banjar, di aula Bauntung Kantor Bapelitbang Kabupaten Banjar, Senin (22/5).

Setidaknya 30 orang peserta sosialisasi yang berasal dari pengurus dan anggota KIM di Kecamatan Martapura dan Kecamatan Martapura Timur, mengikuti kegiatan yang diselenggaran oleh Dinas Kominfo Propinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Kominfotikdian Kabupaten Banjar tersebut.

KIM merupakan kelompok informasi yang dibentuk oleh masyarakat sendiri dan keberadaannya, disahkan dan dibina oleh Dinas Kominfo. KIM bisa terdiri dari orang-orang yang berprofesi sama seperti para perajin batu mulia, para pedagang, para petani dan lainnya.

Saat ini,kelompok-kelompok informasi masyarakat di Kabupaten Banjar telah terbentuk sebanyak 20 kelompok yang berperan untuk menyampaikan informasi tentang pembangunan kepada masyarakat, serta secara bersama-sama berusaha untuk mengembangkan diri agar bisa bersaing dengan daerah lain. “Pemerintah berharap keberadaan KIM di masyarakat bisa menyampaikan informasi secara bertanggung jawab,misalnya berkenaan dengan tiga layanan utama yang dicanangkan Bupati Banjar, H Khalilurrahman yakni, bidang pendidikan, kesehatan dan infra struktur,” jelas Farid, dibenarkan oleh Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Heru Pitaya.

Menurut Farid, KIM di Kabupaten Banjar mesti aktif dan kreatif dalam memanfaatkan keberadaan kelompok tersebut. Di dalam KIM, anggota diharapkan bisa berdiskusi dan mencari solusi berbagai hambatan yang dialami kelompok, serta sebagai wadah untuk membentuk jaringan ekonomi yang berdaya saing.

Sementara, narasumber sosialisasi H Slamet Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika, Propinsi Kalimantan Selatan menyebutkan, berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo No. 22 Tahun 2010 tentang pengembangan informasi sosial disebutkan, bahwa pengelolaan KIM dilakukan oleh kabupaten dan kota.

Penyebaran informasi mulai dari pemerintah pusat, propinsi hingga ke daerah diharapkan berjalan selaras. Keberadaan kelembagaan informasi sosial seperti KIM, pertunjukan rakyat serta pemantau berita diharapkan lebih berperan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. “Pesan yang disampaikan melalui media pertunjukkan rakyat seperti wayang gung, mamanda atau madihin, maka informasi yang ingin disampaikan bisa lebih mengena,” ujarnya, didampingi Kasi Pengelolaan Opini Publik Diskominfo Kalsel, Ani Rosiani. (MC-Kab.Banjar/dani)

Menkominfo: Jaga Kebhinekaan dan Kebersamaan

Kominfo– Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berharap Peringatan Hari Kebangkitan Nasional  (Harkitnas) dijadikan momen untuk mencari persamaan bukan perbedaan. “Kita semua berkumpul di sini untuk peringati Harkitnas ke-109. Jangan lagi mencari perbedaan tapi kita cari persamaan, ” katanya di Panggung Bangkit Indonesia, kawasan Car Free Day Jakarta, Minggu (21/05/2017) pagi

Tema Peringatan Harkitnas ke-109 “Pemerataan Pembangunan Indonesia Yang Berkeadilan, Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional” diyakini Menkominfo dapat membangkitkan semangat kebersamaan dan menjaga kebhinekaan.

Peringatan Harkitnas tahun ini,  menurut Menteri Rudiantara juga diharapkan mampu menjadi Kebangkitan digital. “Teknologi digital itu seperti pedang bermata dua, banyak yang dimanfaatkan utk sisi negatif, tapi kita fokus ke sisi positifnya dari sisi e-commerce, daring juga untuk aktivitas sosial,” jelasnya.

Rudiantara mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Asa ‘Afi’ Firda Inayah melalui tulisan berjudul “Warisan” yang viral dan menjadi perbincangan di media sosial. “Kita dorong konten positif di media sosial seperti yang dilakukan Afi. Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Afi bisa menjadi teladan buat masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan kebhinekaan,” tambahnya.

Kemeriahan Car Free Day Panggung Bangkit Indonesia ini diselenggarakan di 4 kota yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Beberapa pembicara turut meramaikan Panggung Bangkit Indonesia Jakarta antara lain Pong Harjatmo,  Alamanda (Femaledev),  Miftah Sabri (selasar.com), Silvia Sumarlin (teknopreneur), Arief Widhiyasa (Agate Games), Sunil Tolani (IDAff) dan Rhein Mahatma dari (buattokoonline.id),  dan Asa ‘Afi’ Firda Inayah yang sedang perbincangan karena status spektakulernya di Facebook. (VE)

Tips Cara Mengatasi Malware Ransomware Wannacrypt

Malware ini menginfeksi pengguna PC berbasis Windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan pada komputer tersebut. Malware Ransomware Wannacrypt dilaporkan sudah menginfeksi banyak pengguna di seluruh belahan dunia dan dikhawatirkan Indonesia akan mendapatkan malware yang lebih besar.

Berikut ini adalah Video Demo PC yang terkena Malware Ransomware Wannacrypt :

Berikut ini adalah beberapa extensi file yang menjadi targer dari Malware Ransomware Wannacrypt :

  • Commonly used office file extensions (.ppt, .doc, .docx, .xlsx, .sxi).
  • Less common and nation-specific office formats (.sxw, .odt, .hwp).
  • Archives, media files (.zip, .rar, .tar, .bz2, .mp4, .mkv)
  • Emails and email databases (.eml, .msg, .ost, .pst, .edb).
  • Database files (.sql, .accdb, .mdb, .dbf, .odb, .myd).
  • Developers’ sourcecode and project files (.php, .java, .cpp, .pas, .asm).
  • Encryption keys and certificates (.key, .pfx, .pem, .p12, .csr, .gpg, .aes).
  • Graphic designers, artists and photographers files (.vsd, .odg, .raw, .nef, .svg, .psd).
  • Virtual machine files (.vmx, .vmdk, .vdi).

Berikut ini adalah beberapa tindakan pencegahan untuk meminimalisir terinveksi Malware Ransomware Wannacrypt :

  1. Jangan terkoneksi di LAN/WIFI, Lakukan Back Up Data
    LAN DAN WIFI merupakan jaringan yang bisa saling bertukaran data anta komputer yang terhubung pada jaringan tersebut. Pencegahan yang terdini untuk menyelamatkan file Anda adalah melakukan backup terlebih dahulu, pastikan saat Anda melakukan backup jangan terkoneksi dengan LAN dan WIFI terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah malware masuk ke sistem komputer Anda
  2. Lakukan Update AntiVirus
    Dengan adanya serangan ini, tentunya berbagai Anti Virus melakukan update untuk menanggulangi terjadinya serangan Malware Ransomware Wannacrypt. Pastikan Anda menggunakan Antivirus yang terpercaya untuk meningkatkan keamanan PC Anda yang menggunakan OS Windows.
  3. Lakukan Update Patch MS17-010 pada OS Windows
    patch keamanan MS17-010 yang dirilis Microsoft sejatinya sudah diumumkan sejak bulan Maret lalu. Namun sepertinya sebagian besar komputer yang ada di dunia belum menginstalnya. Sehingga kelengahan ini pun dimanfaatkan secara masif oleh penyebar WannaCrypt.Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
  4. Non Aktifkan Fungsi SMB v1
    Microsoft mengambil langkah yang tidak biasa untuk melindungi pelanggannya dengan versi Windows yang tidak didukung – termasuk Windows XP, Vista, Windows 8, Server 2003 dan 2008 – dengan merilis patch keamanan yang memperbaiki cacat SMB yang saat ini dieksploitasi oleh WannaCry ransomware.Setelah melakukan update patch MS17-010 terbaru pada OS Windows Anda, lakukan Disable pada fitur SMBv1 Komputer Anda. Ikuti Langkah-Langkah Berikut :
  5. Jangan Mengaktifkan Fungsi Macros
    Windows Scripting Host (sering disingkat menjadi WSH) adalah sebuah aplikasi yang mendukung fungsi-fungsi skripting di dalam sistem operasi Windows 2000, Windows NT Option Pack, Windows 98, Windows XP, dan Windows Vista yang mengizinkan para administrator untuk mengeksekusi skrip-skirp untuk beberapa tugas administratif, baik itu menggunakan cscript.exe maupun wscript.exe.Perlu Anda ketahui Bahwa Fungsi macros digunakan untuk menghindari file dari aplikasi Ms. Office, atau WScript terkena dampak penyebaran Malware Ransomware Wannacrypt.Berikut ini adalah langkah untuk mengetahui status Windows Script & Macro ON / OFF :

    • Klik Start -> Run , kemudian ketik: “wscript” tanpa tanda kutip
    • Jika muncul pesan: “Windows Script Host access is disabled on this machine. Contact your administrator for details.”, itu artinya WSH (Windows Script Host) dalam posisi OFF
  6. Blokir port 139/445 dan 3389
    Port 139/445 dan 3389 merupakan jalur yang bisa saja dilewati oleh Malware Ransomware Wannacrypt, Anda perlu melakukan blokir untuk mencegah penyebaran Malware Ransomware Wannacrypt ke PC Anda.

Seperti yang kita ketahui, Malware Ransomware Wannacrypt sampai hingga postingan ini diterbitkan belum punya solusi dalam mengatasi PC yang sudah terinveksi Malware Ransomware Wannacrypt. Sehingga Anda perlu melakukan berbagai langkah pencegahan yang sudah dijelaskan diatas.

Ingat, selalu backup file file penting Anda, jangan sampai menyesal kemudian. Untuk membantu mengatasi dan memerangi serangan Malware Ransomware Wannacrypt, yuk bantu share postingan ini kepada teman-teman Anda supaya tidak banyak korban yang terkena Malware Ransomware Wannacrypt ini.

Berikut ini panduan Resmi yang dikeluar kan oleh Microsoft untuk mengatasi serangan Malware Ransomware Wannacrypt : Customer Guidance for WannaCrypt attacks

Referensi :

  • http://thehackernews.com/2017/05/wannacry-ransomware-cyber-attack.html
  • https://securelist.com/blog/incidents/78351/wannacry-ransomware-used-in-widespread-attacks-all-over-the-world/

Siaga Kesehatan Ramadniya Intan Lancar

Martapura, InfoPublik – Pelaksanaan posko kesehatan Ramadniya Intan 2017 di Kabupaten Banjar terlaksana dengan lancar. Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang diberi tugas untuk turut membantu dalam hal penanganan kesehatan bagi pengguna jalan raya, tak mengalami kendala berarti.
Guna membantu para pengguna jalan khususnya pemudik momen Hari Raya Idul Fitri 1438 hijriah, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar turut serta berpartisipasi dalam pengamanan khususnya di bidang pelayanan kesehatan.
Para petugas kesehatan di posko Kesehatan Ramadniya Intan 2017 banyak memberi bantuan pelayanan medis, antara lain pemberian obat-obatan, cek kesehatan pemudik seperti tensi darah. Juga beberapa kali melakukan penanganan dan perawatan luka akibat laka lantas pemudik, hingga melakukan rujukan pasien ke rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah, M.Kes, melalui Kepala Seksi Bantu Pelayanan Primer dan Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Subhan, SKep. MM, menjelaskan, pada tahun ini para petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar  tersebar di  tiga Posko Terpadu Ramadniya Intan 2017.
“Para petugas baik dari dinas kesehatan maupun dari puskesmas, bertugas sejak H-7 hingga H+7 lebaran,” jelasnya, Senin (3/7).
Tiga Posko Terpadu Radmianiya 2017 tersebut lanjut Subhan, terdapat di Jalan Ahmad Yani kilometer  7 Kecamatan Kertak Hanyar, di Jalan Ahmad Yani kilometer 40 Martapura Kota dan di Jalan Ahmad Yani  kilometer   76 Kecamatan Simpang Empat.
Untuk posko terpadu di kilometer 7 Kertak Hanyar para petugas yang dilibatkan adalah dari  Puskesmas Kertak Hanyar, Puskesmas Gambut dan Puskesmas Tatah Makmur. Sedangkan untuk posko terpadu di Jalan Ahmad Yani kilometer 40 Martapura, menurunkan personel dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bannjar, Puksesmas Martapura 1 dan Puskesmas Martapura 2.
Sedangkan petugas kesehatan dari Puskesmas Simpang Empat 1, Simpang Empat 2 dan Puskesmas Mataraman, kami minta untuk membantu di posko terpadu Radmaniya 2017 Jalan Ahmad Yani kilometer  73.
Pada setiap Posko Kesehatan Terpadu para petugas melakukan piket jaga terbagi tiga  shift  yang terdiri dari dua orang petugas pada setiap shift. Mereka dilengkapi dengan peralatan medis kegawat daruratan, oksigen, obat-obatan dan siaga mobil ambulan. (MC-Kab.Banjar/beë/0617/toeb)

Kominfo Banjar Galakkan Aksi Bersih dan Sehat

Martapura, infoPublik – Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan tak melulu didominasi mereka yang intens di bidang kebersihan saja. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar pun tak mau ketinggalan dalam hal menjaga lingkungan. Setiap Jum’at para karyawan di dinas yang dikomandani HM Farid Soufian ini melakukan aksi besih-besih serta olah raga di kawasan kantor dan seputaran Kota Martapura.

Seperti yang dilakukan Jumat (7/4) lalu, para karyawan Dinas Kominfostandi Kabupaten Banjar juga melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan kantor mereka di Jalan Ahmad Yani Martapura. Tak hanya karyawan, para kepala bidang bahkan kepala dinas pun turut ambil bagian pada aksi tersebut.

“Mulai hari ini setiap  Jumat kita melakukan aksi bersih-bersih sambil olahraga, kita nantinya akan melakukan aksi menyusuri jalan-jalan di seputar Kota Martapura sambil memungut sampah yang ditemui di jalan,” ujar Farid Soufian,” sambil memasukkan rumput ke bak sampah.

Menurut beliau, aksi tersebut tak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan badan para karyawan, namun juga secara tidak langsung akan turut menjaga kebersihan di Kota Martapura. “Seluruh karyawan mesti ikut serta dan setiap Jumat kita akan melalui jalur yang berbeda-beda. Sehingga selain sehat nanti pasti akan tumbuh rasa kebersamaan di antara karyawan Kominfostandi,” terang farid.

Aksi bersih-bersih kemarin dimulai dengan apel pengarahan oleh Kepala Dinas Kominfostandi Kabupaten Banjar HM Farid Soufian tentang aksi bersih-bersih sambil olahraga. Selanjutnya para karyawan menyebar ke setiap sudut lingkungan kantor untuk melakukan aksi bersih-bersih dan pengecatan.

Sebagaimana diketahui, Dinas Kominfostandi Kabupaten Banjar merupakan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang baru dibentuk pada awal Januari Tahun 2017 ini. Dinas tersebut dibagi dalam tiga bidang yakni, Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik, Bidang E-Goverment dan Bidang Statistik dan Persandian. (MC-Kab.Banjar/dani)

Ihwan Bangga Pada Petugas Medis

Martapura, infoPublik – Gelaran Haul ke-12 Ulama Kharismatik Kota Martapura Kabupaten Banjar, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani pada Minggu (2/4) terlaksana dengan lancar. Salah satunya adalah berkat partisipasi para petugas medis yang bekerja pelayani para jamaah dengan tanpa pamrih.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bannjar, Ikhwansyah, M.Kes menyatakan apresiasi dan rasa bangganya terhadap para petugas medis yang bekerja dengan baik sehingga sangat membantu dalam pelaksanaan haul ulama yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul ini.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua petugas kesehatan baik tim PMK, rekan-rekan puskesmas, RS Ratu Zalecha, Pelita Insani, Aviciena, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, RSUD Ulin Banjarmasin, RS Samarinda dan Pemerintah Kota Banjarbaru yang telah berpartisipasi dan bekerja keras, ikhlas dan tulus mulai dari persiapan sampai pelaksanaan kegiatan haul,” ujar Ikhwansyah, kemarin.

Kepada para jamaah, Ikhwansyah menyatakan permohonan maafnya jika dalam pelayanan, ada kekurangan. “Insya Allah kita akan lakukan evaluasi sehingga bisa bekerja lebih maksimal pada tahun akan datang,” janjinya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menurunkan 500 -an petugas medis serta membuka puluhan posko kesehatan guna menunjang pelaksanaan haul Abah Guru Sekumpul. Pelayanan yang diberikan mulai dari pemeriksaan sampel makanan, pogging, pengobatan jamaah hingga melakukan rujukan jamaah ke rumah sakit.

Ditambahkan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Bapak Dedi Kurniadi, SKM,MM, bahwa upaya peningkatan pelayanan bagi jamaah haul terus dilakukan setiap tahun. “Alhamdulillah pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul tahun ini berjalan lancar, penuh suasana hidmat dan antusias yang luar biasa dari para jamaah. selama kegiatan. Alhamdulillah tidak ada insiden berarti, semua terlayani dengan baik berkat koordinasi , komunikasi dan kerjasama yang baik semua kepanitiaan yang telah bahu membahu melayani jamaah. semua masyarakat penuh kekeluargaan dan penuh kegotong-royongan,” pungkas Dedi. MC-Kab.Banjar/armuni/dani)

RDF Ciptakan Kolaborasi Pengembangan Ekosistem TIK

Kominfo – International Telecommunication Union (ITU) menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Menurut Direktur Biro Pengembangan Telekomunikasi (BDT) ITU Brahima Sanou, Regional Development Forum adalah salah satu cara yang tepat agar terciptanya dialog inklusif antara seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem TIK.

“Para pembuat kebijakan, regulator, sektor privat, dan seluruh stakeholders ekosistem TIK butuh adanya dialog yang inklusif dan kolaboratif untuk mencapai pengembangan di bidang sosial-ekonomi. RDF ini adalah forum yang tepat,” papar Sanou pada Regional Development Forum di Bali, Senin (20/01/2017).

Lebih lanjut Sanou memaparkan bahwa ITU telah melaksanakan berbagai pertemuan untuk meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem TIK, di antaranya penggunaan teknologi perangkat bergerak untuk pencegahan dan pengobatan penyakit tidak menular (non-communicable disease NCDs), peningkatan inovasi demi penyetaraan dan peningkatan kualitas pendidikan, serta adopsi pendekatan strategis untuk memaksimalkan penggunaan TIK di bidang agrikultur.

Senada dengan ITU, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Farida Dwi Cahyarini juga memandang pentingnya pertemuan bagi para pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan untuk saling berbagi pengalaman dan potensi di bidang TIK dari negaranya masing-masing.

“Saya berharap forum ini dapat memberi kesempatan bagi para delegasi untuk saling berbagi pengalaman, inisiatif, serta potensi di bidang TIK agar menambah wawasan delegasi lainnya untuk berkontribusi dalam strategi nasional bidang TIK di negara masing-masing,” papar Farida.

Forum RDF ini merupakan awal rangkaian kegiatan yang diikuti dengan Regional Preparatory Meeting (RPM) antar negara di kawasan Asia-Pasifik pada 21 – 23 Maret 2017. Rekomendasi dan inisiatif regional yang dihasilkan pada RPM tersebut akan dipaparkan pada Oktober nanti di World Telecommunication Development Conference 2017 di Buenos Aires, Argentina.

Dibagi menjadi empat sesi, forum RDF ini membahas antara lain mengenai kerjasama inisiatif regional untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), peluang dan tantangan dalam pemanfaatan TIK untuk connected society, serta stimulasi dalam hal inovasi ekonomi digital. (VE/VY)