Keluhan masyarakat dapat di LAPOR SP4N

Jakarta, InfoPublik – Menghadapi revolusi industri 4.0, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan transformasi pelayanan publik secara digital, dengan menggelar Bimbingan Teknis Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) dan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (SP4N) – LAPOR, di ruang serbaguna Kementerian PANRB di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).
Kepala Diskominfo dan Persandian Kabupaten Banjar, HM Farid Soufian menyatakan, pihaknya siap menerima laporan atau pengaduan dari masyarakat terkait pemerintahan melalui SP4N-LAPOR. Tampak juga hadir Kabid IKP Dinas Kominfo dan Persandian Banjar, Eddy Elminsyah Jaya, Admin.LAPOR Dinas Kominfo, Faishal Rizal.
Bimtek dibuka oleh Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik, M Imanuddin.
M Imanuddin mengatakan, kementerian PANRB melalui Kedeputian Bidang Pelayanan Publik telah memulai kebijakan strategis terkait pelayanan publik digital.
Selain itu, Juga dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan pengaduan melalui SP4N-LAPOR berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 62 Tahun 2018 tentang Pedoman Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayan Publik Nasional dan hasil tindak lanjut atas surat Gubernur dalam rangka menindaklanjuti Suran Menteri PANRB tentang Tindak Lanjut Pemanfaatan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik berdasarkan platform nasional aplikasi LAPOR.
Maksud Bimtek SP4N LAPOR ini sebagai panduan dalam memberikan kepastian tindak lanjut penyelesaian pengaduan bagi penyelenggara pelayanan publik dan masyarakat.
Pedoman penyelenggaraan sistem pengelolaan pelayanan publik nasional bertujuan agar pengelolaan pengaduan dapat diproses secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sehingga dapat terwujud kepastian dalam penyelesaian tindaklanjut pengaduan
Mekanisme sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional, pengaduan disampaikan melalui tatap muka, call center, SMS, media sosial, website, aplikasi lainnya yang terintegrasi dengan SP4N LAPOR, dan lainnya.
Sesuai kode etik, maka ada kewajiban-kewajiban, yakni menyampaikan seluruh pengaduan yang bersifat manual ke dalam sistem SP4N LAPOR, melakukan koordinasi antar pengelola SP4N LAPOR dalam penyelesaian tindak lanjut pengaduan.
Kewajiban lainnya, meminta data pendukung kepada pengadu apabila dibutuhkan, menyelesaikan pengaduan hingga tuntas sesuai dengan jangka waktu penyelesaian pengaduan yang telah ditentukan.
Dalam menjalankan tugas semua jajaran pengelola pengaduan wajib menjaga, menyimpan dan merahasiakan informasi pengadu, substansi pengaduan, dan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penyelesaian pengaduan yang bersifat rahasia dan sensitif.
“Diharapkan, sistem ini dapat menjadi big data informasi terkait pelayanan publik dan SP4N-LAPOR! ditargetkan untuk menjadi aplikasi umum untuk pengelolaan pengaduan di seluruh instansi pemerintah di Indonesia,” ucap Imanuddin.
Perlu adanya strategi yang baik untuk mencapai keberhasilan dalam pengimplementasian SIPP dan SP4N-LAPOR!, salah satunya dengan penempatan pelaksana layanan yang berkompeten. Dengan adanya sumber daya yang memiliki kompetensi, maka keterhubungan dan pengelolaan SIPP dan SP4N-LAPOR! akan berjalan dengan baik pula.
Deputi Bidang Pelayanan Publik, Diah Natalisa menjelaskan pentingnya bimbingan teknis terkait sistem aplikasi SIPP dan SP4N-LAPOR! versi 3.0. Mengingat banyaknya pengembangan tampilan dan fitur baru dalam aplikasi yang belum diketahui oleh penyelenggara pelayanan publik.
Hal ini terkait erat dengan enam aspek dalam pelayanan publik, yakni kebijakan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, manajemen pengaduan dan konsultasi, SIPP, dan inovasi.
Selanjutnya Kepala Diskominfo dan Persandian Kabupaten Banjar, HM Farid Soufian menjelaskan, animo masyarakat dalam setiap hari ada saja dan memang kabupaten berbeda dengan kota, terkait jumlah banyaknya laporan. Bahkan adanya penyetruman ikan masuk laporan.
Melalui aplikasi ini, laporan masyarakat yang masuk memang tidaklah banyak, karena tidak seperti melayani hilang kunci sepeda motor, bisa satu bahkan tidak ada sama sekali. Padahal pihaknya sudah gencar sosialisasi Lapor tersebut baik melalui radio, media cetak dan stiker-stiker.
“Kendala di LAPOR! macam-macam, pertama masyarakat belum mengenal dan ada juga yang sudah kenal tapi enggan, atau mungkin merasakan disepelekan,” jelasnya.
Prosesnya cukup mudah, langsung SMS ketik ke 1708, Banjar (Spasi) Isi Keluhan, selanjutnya operator langsung menghubungkan ke instansi terkait dan akan menerima jawaban dengan tenggat waktu maksimal tiga hari.
Jawaban atau penjelasan langsung dari instansi terkait kepada yang bersangkutan, karena setiap instansi ada operator.
Disebutkannya keluhan yang banyak masuk ke aplikasi LAPOR! tentang infrastruktur, seperti jalan yang rusak, ada juga masalah kesehatan, pendidikan.
Terpenting penanganannya yang cepat dan setiap hari selalu dimonitor. Bukan melihat banyaknya laporan yang masuk, percuma banyak laporan masuk tetapi penanganannya lamban.

“Ada proses dalam menanggapi keluhan yang masuk, karena ada instansi terkait yang mengeksekusi dan tidak bisa serta merta langsung menjawab. Misalkan keluhan jalan rusak, khan di lapangan dulu kondisi di lapangan, itu yang namanya ditangani,” tambahnya. (MC Kominfo Kab. Banjar/aol/has/ari)

Source:: Media Center

Bappeda Libatkan Desa dan Kelurahan Tanggulangi Kemiskinan

Martapura, infoPublik – Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Banjar mengadakan kegiatan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Rabu (12/6/2019) di Aula Baiman, kantor Bappeda Litbang Banjar.
Kegiatan diwujudkan dalam bentuk Sosialisasi Pelaksanaan Pusat Kesejahteraan Sosial atau yang lebih dikenal dengan Puskesos. Kegiatan untuk desa atau kelurahan yang telah menganggarkan dan pembentukan Puskesos secara mandiri sebagai peserta aktif, karena di tahun 2020 Puskesos tidak lagi dibiayai pusat.
Mewakili kepala Bappeda Litbang. Kabid Sosbud dan SDM Anna Rosida Santi, menyampaikan bahwa Puskesos adalah lembaga yang dibentuk oleh desa atau kelurahan yang memudahkan warga miskin dan rentan miskin di Desa/Kelurahan terkait untuk menjangkau layanan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang dikelola oleh Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, pemerintah Desa/Kelurahan dan Swasta/CSR. Dimana pemerintah Desa/Kelurahan diharapkan meneyediakan kontribusi aturan dan anggaran untuk pelaksanaan Puskesos.
“Warga miskin dan rentan miskin yang terdapat atau yang tidak terdapat dalam basis data terpadu , penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), serta warga Desa/Kelurahan setempat lainnya yang memerlukan pelayanan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, mereka menjadi Kelompok sasaran Puskesos,” ujar Anna.
Didampingi Kasubbag Perencanaan Dinas Sosial Sri Armela, yang merangkap sebagai supervisor SLRT, Anna juga menuturkan kalau Puskesos sangat penting untuk Kabupaten sebagai wadah untuk memberikan segala bantuan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah berdasakan basis data terpadu yang selalu dimutakhirkan dua kali setahun.
Sementara itu Sri Armela turut menjelaskan, dari data sistim informasi pelayanan program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial, SLRT memberikan layanan bagi warga miskin dan rentan miskin melalui keberadaan sekretariat SLRT di tingkat Kabupaten/Kota, dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di Desa/Kelurahan serta penjangkauan oleh fasilitator dari unsur Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).
Menurutnya, dengan adanya SLRT ini semua warga miskin di Kabupaten Banjar dapat terlayani dengan program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial. Diharapkan, melalui sosialisasi ini akan membangun komitmen, kerjasama dan kerja keras yang nantinya menjadi motor penggerak perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan di masa depan.
Kegiatan sosialisasi puskesos ini akan dilaksanakan secara bergantian sampai tanggal 18 Mei mendatang diikuti perangkat desa/kelurahan kecamatan Kabupaten Banjar. (MC-Banjar/Briefda-ADB/Dani)

Source:: Media Center

Operasi Ketupat Intan Tak Ada Korban Jiwa

Martapura,InfoPublik – Pelaksanaan operasi ketupat 2019 di Kabupaten Banjar yang berlangsung dari tanggal 29 Mei -10 Juni 2019 dinilai berjalan aman dan lancar dan tak ada korban jiwa.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasatlantas Polres Banjar, AKP Indra Agung Perdana, saat menggelar konferensi pers di Ruang Command Center Polres Banjar, Selasa (18/6/2019) pagi.
Tampak hadir juga Perwakilan Kodim 1006/Martapura, Dinas Perhubungan Banjar, Satpol PP Banjar serta Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar.
Kasatlantas, Akp Indra Agung Perdana mengatakan di tahun 2019 ada kualitas peningkatan yang cukup baik, karena dimana di tahun ini tidak adanya korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas.
“Alhamdulillah tidak ada korban yang meninggal, hanya ada 2 korban luka berat dan 11 luka ringan, kualitas ada semacam peningkatan dan kuantitas mengalami penurunan,” ucapnya.
Dalam konferensi pers tersebut, para peserta dan tamu undangan yang berhadir juga mendengarkan instruksi dari Kepala Korps Lalulintas Polri, Irjen Pol Refdi Andri dalam arahannya beliau mengajak berkolaborasi demi terwujudnya kesuksesan operasi bersama.
“Mari kita sama-sama berkolaborasi demi terwujudnya kesuksesan operasi ketupat,dan apabila ada hambatan bisa kita evaluasi bersama”ujarnya. (MC-Kominfo-Kab.Banjar/Rzq/Fuad/Man/Dessy)

Source:: Media Center

Di Kecamatan Gambut Kalsel, Ada Penghargaan bagi Desa Tertib Data

Martapura, infoPublik – Pemerintah Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan penghargaan kepada kelurahan/desa atas peran serta aktif dalam penyampaian pendataan bidang sosial. Penghargaan untuk memicu peningkatan penyediaan data serta pelayanan di kelurahan agar semakin baik.
Penghargaan diberikan kepada Kelurahan Gambut Barat sebagai juara pertama, Desa Malintang Baru sebagai juara kedua serta Desa Tambak Sirang Darat sebagai juara ketiga. Penghargaan diserahkan langsung oleh Camat Gambut Ahmad Fauzan usai apel, Senin (17/6/2019).
Kasi Kesejahteraan Kelurahan Gambut Barat Kaspul Anwar usai menerima penghargaan menyampaikan, terkait menghimpunkan data sosial, diperlukan adanya kerjasama aktif pemerintahan dengan unsur-unsur terkait.
“Misalnya RT, RW, tokoh masyarakat, pimpinan perusahaan dan semua unsur sehingga apa yang kita perlukan bisa terpenuhi,” ucapnya usai acara Apel Hari Kesadaran Nasional, di halaman kantor Kecamatan Gambut.
Dengan adanya penghargaan dari pemerintah kecamatan untuk desa/kelurahan yang berpartisipasi aktif dalam penyampaian data bidang sosial, Kaspul Anwar sangat menyambut baik. Menurutnya, penghargaan atau reward tersebut sebagai pemicu semangat.
Tetapi, lanjutnya lagi, meski tanpa adanya penghargaan pun sebenarnya sudah merupakan kewajiban kelurahan/desa untuk menyampaikan data sosial karena sesuai tupoksinya. “Sehingga apa yang menjadi keperluan informasi data yang diperlukan pemerintah, dapat melihat indeks pembangunan manusia dan bisa memantau sejauh mana tingkat keberhasilan pembangunan,” katanya.
(MC-Banjar/Briefda-Hairudin/dani/Vira)

Source:: Media Center

PKK Kabupaten Banjar Berikan Pemahaman TKI Secara Legal

Martapura, InfoPublik – Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang warganya banyak berkerja ke luar negeri, dimana mayoritas dari mereka adalah kaum wanita.
Balai Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Cabang Banjarbaru bekerjasama dengan PKK Kabupaten Banjar menggelar Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Hukum bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), di lantai I Mahligai Sultan Adam, Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (12/6/2019).
Pada sosialisasi tersebut dihadiri Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nur Gita Tyas, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Cabang Banjarbaru Isti Iriani, para Kader PKK, dan sejumlah CPMI Kabupaten Banjar.
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nur Gita Tyas menyambut baik sosialisasi Peningkatan Kesadaran Hukum bagi Calon Pekerja Migran Indonesia di Kabupaten Banjar dengan melibatkan PPK.
“PKK sebagai mitra Pemerintahan dalam memberikan kontribusi untuk mendukung percepatan keberhasilan pembangunan, harapannya dengan sosialisasi ini kader-kader PKK dari Kecamatan maupun Desa bisa mendukung program sosialisasi ini, dengan pengetahuan yang diberikan oleh narasumber nanti, dan memberikan edukasi dan dan informasinya kepada calon pekerja yang ingin bekerja di luar negeri,” ungkapnya.
Ia berharap dengan sosialisasi ini bisa mencegah CPMI di Kabupaten Banjar untuk tidak berangkat ke luar negeri secara ilegal atau non prosuderal.
“Pekerja Migran yang berangkat tidak sesuai prosuderal tentu akan merugikan, tidak hanya negara, tentu juga kaum ibu, TKI kita yang tidak akan memiliki perlindungan hukum disana, atau tidak legal, dan saya berharap dengan kegiatan ini kita bisa lakukan berkala, dan kedepannya di 20 Kecamatan di Kabupaten Banjar bisa mengupgrade wawasannya tentang pentingnya prosuderal hukum sebelum memilih berangkat bekerja keluar negeri,” ujar Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nur Gita Tyas
Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Cabang Banjarbaru Isti Iriani menyampaikan dengan sosialisasi yang diadakan bisa mengurangi keberangkatan non-prosuderal pekerja yang ingin bekerja keluar negeri.
“Disini kita menyampaikan sosialisasi tata cara, prosuderal hukum yang benar langsung kepada Calon Pekerja Migran Kabupaten Banjar dan juga kader PKK Kabupaten Banjar, karena kebanyakan yang berangkat wanita, yaitu sebagai pengasuh anak atau pembantu rumah tangga, dengan demikian kita bersama kader PKK Kecamatan yang mereka langsung dengan warganya, untuk memberikan informasi yang kita sampaikan disosialisasi ini,” ujarnya.
Selain pengasuh anak dan pembantu rumah tangga pihaknya juga memberangkatkan tenaga medis perawat, cleaning service sebagai pekerja di luar negeri, dengan harapan sosialisai ini memberikan pemahaman kepada Tenaga Kerja Indonesia agar tidak berangkat secara ilegal melalui pendekatan perempuan.
Pada Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Hukum bagi Calon Pekerja Migran Indonesia diisi oleh narasumber Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Cabang Banjarbaru Isti Iriani, Kasi Kelembagaan BP3TKI Fatmawati, Kabid Penempatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar, Nuril. (MC Kominfo Kab. Banjar/Man/Prs)

Source:: Media Center

Camat Gambut Minta Aktifkan Gotong-Royong

Martapura, infoPublik – Camat Gambut Ahmad Fauzan meminta agar aparatur di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, serta relawan untuk kembali mengatifkan gotong-royong, guna membersihkan kawasan Jalan Ahmad Yani.
Kegiatan gotong-royong membersihkan kawasan jalan utama tersebut paling tidak dilakukan rutin sebulan sekali.
Hal ini, dikatakan Ahmad Fauzan di hadapan aparatur Kecamatan Gambut, saat melakukan apel perdana usai libur lebaran, Senin (10/6/2019), di halaman kantor Kecamatan Gambut.
Ahmad Fauzan juga meminta para aparatur untuk senantiasa mengajak masyarakat tertib membuang sampah serta menjaga lingkungan sekitar.
“Kebersihan di wilayah Kecamatan Gambut terwujud dengan kesadaran kolektif dari semua unsur masyarakatnya. Kita pemerintah Kecamatan Gambut ingin mendorong dan menciptakan akan kesadaran bersama tersebut,” ujarnya.
Usai apel tersebut Ahmad Fauzan juga meminta maaf serta berhalal-bihalan dengan seluruh karyawan di Kecamatan Gambut. (MC-Banjar-Briefda-Hairudin/Dani/toeb)

Source:: Media Center

Puluhan Ribu Jamaah Ikuti Haul Datu Kelampayan

Martapura, InfoPublik – Puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan menghadiri puncak haul Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan ke-213 di Masjid Tuhfaturroghibin Desa Dalam Pagar Ulu Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Senin (10/6/2019) pagi.
Peringatan haul yang dilaksanakan bertepatan dengan 6 Syawal 1440 Hijriah tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintahan di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dan Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur.
Selain itu juga tampak mantan Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin, Mantan Bupati Banjar, Pangeran H Khairul Saleh, Ketua DPRD Banjar H Rusli, Dandim 1006/Martapura, Letkol Arm Siswo Budiarto, Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie, Anggota DPR RI, H Saifullah Tamliha, para ulama, tokoh masyarakat serta pejabat lainnya.
Meski pun cuaca panas matahari cukup terik, tidak menyurutkan niat dan langkah jamaah yang berdatangan dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan untuk hadir pada haul salah satu ulama kharismatik Martapura tersebut.
Bahkan, sejak pagi pukul 07.00 Wita jamaah baik perorangan maupun secara kelompok menggunakan kendaraan roda dua, roda empat maupun menggunakan kelotok atau perahu, datang ke lokasi haul di Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur.
Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengatakan, Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari merupakan ulama besar yang memiliki pengaruh bukan hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga luar pulau Kalimantan hingga kawasan Asia Tenggara.
“Semua tidak terlepas dari tingginya ilmu agama yang diajarkan beliau dan banyaknya kitab-kitab yang ditulis. Salah satunya kitab fiqih mazhab Imam Syafi’i yang sangat terkenal yakni Kitab Sabilal Muhtadin,” ucapnya.
Menurut Paman Birin, sosok ulama besar yang menjadi panutan masyarakat itu hendaknya menjadi teladan bagi siapa saja yang menuntut ilmu agama agar mendapatkan kebahagiaan dan selamat dunia dan akhirat.
Prosesi haul yang dimulai pukul 09.00 Wita berjalan aman, tertib dan lancar dikawal ratusan aparat keamanan dari Polres Banjar dan unsur terkait lain yang saling bahu-membahu menjalankan tugasnya. Panitia menyiapkan tak kurang dari 80 ribu porsi makanan untuk para jamaah.
Rangkaian haul Datu Kelampayan sudah dimulai sejak Jum,at (7/6/2019) bertempat di ruang induk Masjid Tuhfaturragibin Desa Dalam Pagar Kecamatan Martapura Timur dengan acara pembacaan shalawat dan burdah serta tahlil atau nasyid.
Dilanjutkan pada Sabtu (8/6/2019) malam bertempat di kubah Datuk Kelampayan dengan acara maulid adzab, tahlil, sesudah acara dilanjutkan jamuan makan di aula Mushola Arraudhah Sekumpul. Begitupula pada Minggu (9/6/2019) malam juga digelar acara zikir.
Sedangkan puncak acara haul dilaksanakan pada Senin (10/6/2019) pagi di Masjid Tukhfaturraghibin Kampung Dalam Pagar, yang diikuti oleh puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur serta sejumlah jamaah dari daerah lainnya.
(MC-Banjar/Rzq/Prs/Ags/Man)

Source:: Media Center

Pemkab Banjar Lakukan Halal-Bihalal

Martapura, InfoPublik – Memasuki hari pertama setelah cuti lebaran, seluruh jajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan apel Senin sekaligus Halal Bihalal di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Banjar, di Martapura, Senin (10/6/2019) pagi.
Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menjadi Pembina apel menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar saya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1440 hijriyah mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemeirntah Kabupaten Banjar yang mengikuti apel gabungan pasca libur panjang lebaran 1440 H. Saidi berharap momentum lebaran membawa semangat baru untuk lebih meningkatkan kinerja para ASN.
Wakil Bupati Banjar didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana menyerahkan ke beberapa perwakilan pegawai kontrak SK Calon Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Banjar.
Usai apel, Saidi Mansyur didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Banjar, Hj Nur Gita Tiyas, penjabat Sekda Banjar I Gusti Nyoman Yudiana serta para kepala SKPD berhalal bihalal dengan seluruh kepala SKP, para ASN Pemkab Banjar. Satu-persatu para ASN menyalami para pejabat, bermaaf-maafan dan saling mengikhlaskan akan kesalahan masing-masing. (MC Kominfo Kab Banjar/Prs/Dani/Eyv)

Source:: Media Center

Bupati Banjar Silaturahmi Ke Gubernur Kalsel

Martapura, InfoPublik — Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dan Wakil Gubernur, H Rudy Resnawan kembali menggelar silaturahmi dan open house, Kamis (6/6/2019) pagi di Mahligai Pancasila, Kota Banjarmasin.

Dalam hal ini hadir juga Bupati Banjar, H Khalilurrahman didampingi Ketua TP PKK Kab.Banjar, Hj Raudatul Wardiyah beserta Forkopimda, Pj Sekda Banjar dan beberapa Kepala SKPD lingkup Pemkab Banjar menghadiri silaturahmi lebaran Idul Fitri 1440 H dan open house Gubernur Kalimantan Selatan.

Dihari kedua ini, Mahligai Pancasila begitu ramai Kedua pimpinan daerah itu turut mengundang para Walikota/Bupati beserta istri, dan Forkopimda se-Kalimantan Selatan.

Nampak terlihat begitu akrabnya Bupati Banjar bersama Gubernur Kalsel, saling menghormati antara yang muda dengan yang tua, jabatan hanya sipatnya sementara tapi adab yang diutamakan seorang Gubernur kepada yang tua kerna Bupati Banjar lebih tua dari Gubernur H Sahbirin Noor, begitu indahnya terlihat.

Mereka saling mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H dan saling memohon maaf lahir dan batin.

“Momen silaturahmi ini pastinya semakin merekatkan persaudaran kita, baik dengan pejabat Pemprov Kalsel dan pejabat pemerintah daerah lainnya,” ujar Gubernur Sahbirin.

Open House dihadiri ratusan undangan dari pejabat daerah yang berkumpul untuk bersilahturahmi dan berbagi informasi. Selain ajang bersilaturahmi, ia berkata, kesempatan open house bisa menjadi wadah saling bertukar pikiran berupa strategi percepatan pembangunan daerah.

“Melalui silaturahmi, visi pembangunan akan semakin sinergi dalam upaya bersama meningkatkan kesejahteraan rakyat,” terangnya

Silaturrahmi dianjurkan dalam agama, kerna silaturrahmi selain menjalin saling eratnya tali persaudaraan dan kekeluargaan juga bisa memperpanjang umur kita,” ujar Bupati Banjar.

Usai bersalaman dan berfoto bersama, Bupati Banjar dan istri bersama para tamu undangan lainnya pun saling bercengkerama sambil menikmati hidangan yang disajikan sate, soto banjar, banyak lagi makanan khas lainnya dan minuman ringan. (MC Kominfo Kab.banjar/Rzq)

Source:: Media Center

Warga Silaturahmi Ke Kediaman Bupati Banjar

Martapura, InfoPublik – Usai pelaksanaan sholat Ied 1440 Hijriyah kediaman rumah Dinas Bupati Banjar H Khalilurrahman, Mahligai Sultan Adam, Martapura, Rabu (5/6/2019) ramai dikunjungi masyarakat, berbagai kalangan hadir dari anak kecil hingga orang tua.

Acara open house tersebut merupakan acara tahunan yang dilaksanakan dengan mengundang masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Banjar untuk mempererat silaturahmi.

Bupati Banjar H Khalilurrahman mengaku sangat senang berkumpul keluarga dan masyarakat Banjar di hari raya Idul Fitri ini.

“Hal seperti ini tentu menambah keakraban dan membuat kedekatan secara emosional, antara pihak keluarga dan dengan masyarakat dari dalam maupun luar Kabupaten Banjar yang datang berkunjung ke tempat saya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan pada open house tersebut, menyampaikan moment untuk saling memaafkan membersihkan hati, dan intropeksi diri.

“Semoga dihari yang Fitri ini, kita semua dapat saling memaafkan kesalahan satu sama lain, dan saling intropeksi diri, agar kedepan dapat menjadi insan yang lebih baik,” ucapnya.

Adapun Suhardi salah satu alumni pondok pesantren Darussalam Martapura bersama temannya mengungkapkan bahagianya bisa bertemu Bupati Banjar.

“Moment seperti ini, merupakan obat rindu kepada guru kami, bisa berkumpul, dan bertemu dengan beliau,” ungkap warga Hulu Sungai tersebut.

Pada acara open house tersebut juga dihadiri Dandim 1006 Martapura A Letkol Arm Siswo Budiarto, Ketua MUI Kabupaten Banjar KH Fadhlan Asy ‘ari, Kepala Kantor Kementerian Agama Martapura H Izzudin, Direktur Utama PDAM Intan Syaiful Anwar, Penjabat Sekda Banjar I Nyoman Yudiana, para kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar, Ulama, Tokoh Masyarakat, serta Lainnya. (MC Kominfo Kab. Banjar/Prs)

Source:: Media Center