Melawan Covid-19, Yayasan dan Organisasi Kabupaten Banjar Beri Bantuan APD dan Vitamin

Martapura, InfoPublik – Empati kepada para petugas medis penanganan virus corona mulai berdatangan, beberapa hari yang lewat diserahkan oleh HIPMI Kabupaten Banjar dan IDI Kabupaten Banjar. Kali ini dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Banjar berupa multivitamin. Selain itu juga ada bantuan dari Yayasan Kaganangan Banua yang diterima oleh Sekda Banjar berupa sarung tangan untuk petugas kebersihan sampah Dinas Lingkungan Hidup di Command Center Barokah, Senin (30/03/2020).
Sekda Banjar HM Hilman sebagai Ketua Satgas covid-19 Kabupaten Banjar sangat mengapresisasi atas bantuan yang diberikan kepada perawat yang merupakan garda terdepan dalam penanganan virus corona di Kabupaten Banjar.
“Semoga apa yang telah diberikan ini, bisa di tiru oleh organisasi lainnya. Dan bantuan ini akan diserahkan kepada para tenaga medis di garda terdepan,” ungkapnya.
Perwakilan PPNI Kabupaten Banjar Raziansyah mengatakan bantuan berupa multivitamin tersebut diperuntukan untuk para perawat yang kontak langsung dengan pasien covid-19 ini.
“Kita berharap sumbangan yang diberikan bisa menunjang stamina para perawat yang bekerja. Akan tetapi, para perawat juga tetap menkonsumsi buah-buahan dan sebagainya agar mendukung lebih stamina tubuh,” tandasnya
Raziansyah berharap kegiatan ini berlanjut dan memotivasi organisasi lainnya agar petugas medis terbantu, “dan secepatnya kita dapat menghentikan penyebaran wabah corona ini,” tambahnya.
Sementara itu, Mr Shane Elson dari Yayasan Kaganangan Banua berharap bantuan sarung tangan bisa membawa kebaikan dan wabah virus ini bisa ditanggulangi untuk menyelamatkan masyarakat Kabupaten Banjar. (MC Kominfo Kab. Banjar/Prs/Mey)

Source:: Media Center

Pemkab Banjar Tekankan Peran Aparat Desa Dalam Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Martapura, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Rapat Koordinasi rutin mingguan, Rakor kali ini dilaksanakan melalui video conference di Command Center Barokah, Pendopo Bupati Banjar, Martapura, Senin (30/3/2020).
Dipimpin oleh Sekda Banjar HM Hilman dan turut dihadiri Bupati Banjar H Khalilurrahman beserta dinas terkait, dalam arahannya Bupati Banjar meminta agar peran camat serta lurah dan pambakal untuk bisa mensosialisasikan segala informasi maupun himbauan yang berkenaan dengan penanganan wabah virus corona kepada masyarakat.
“Peran Camat serta Lurah dan Pambakal ini sangat perlu untuk bisa mensosialisasikan segala informasi maupun himbauan, dengan tujuan segala informasi tersampaikan ke seluruh daerah khususnya masyarakat desa,” ucapnya.
Guru Khalil sapaan akrab Bupati Banjar itu, juga meminta agar dinas terkait berkoordinasi dalam hal pergeseran anggaran untuk dialokasikan ke Satgas Covid-19 dan dinas terkait pada penanganan dan pencegahan wabah virus corona di Kabupaten Banjar.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura dr Taufik melaporkan rumah sakit raza sudah menyiapkan ruang isolasi untuk pasien corona sebanyak 8 tempat tidur dan alat pelindung diri yang sudah tesedia sebanyak 50 buah.
Terkait ketersediaan bahan pokok, Dinas Perindustrian Dan Perdagangan juga melaporkan, dalam hal ini menjamin ketersediaan bahan pokok di daerah dan harganya masih dalam kondisi stabil kecuali gula dan bawang putih yang semakin menipis, serta tak lupa meminta masyarakat untuk tidak menimbun bahan pokok dan tidak membeli secara berlebihan.
Kepala Dinas Kesehatan Banjar dr Diauddin yang juga selaku juru bicara Satgas covid-19 mengatakan pemerintah akan melakukan pengawasan lintas keluar masuk Bandara Syamsudin Noor dengan mengantisipasi arus masuknya warga ke Kabupaten Banjar, dan mengatakan terkait pencegahan covid-19 bahwa pemerintah harus lebih proaktif dalam memeriksa kondisi kesehatan warga. (MC Kominfo Kab. Banjar/Fuad/Prs)

Source:: Media Center

Kemenag Banjar Turut Cegah COVID-19

Martapura, InfoPublik – Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diesase Covid-19 kembali menggelar konferensi pers terkait update penanganan virus Covid-19 atau Corona di Ruang Comend Center, Martapura, Minggu (29/3/2020).

Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan tindakan pencegahan penyebaran covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan difasilitas publik. Konferensi Pers dihadiri oleh Sekda Banjar H.M.Hilman, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr.Diauddin, Kepala Dinas Kominfostandi Kabupaten Banjar H.M.Aidil Basith, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar H.Akhmad Saufie, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar H.A.Syarwani, dan hadirin lainnya.

Sekda Banjar H.M.Hilman saat Konferensi Pers Online itu mengatakan saat ini ODP di Kabupaten Banjar berjumlah 119 orang dan PDP berjumlah 2 orang.

“Yang jadi perhatian kita sekarang kita jaga kondisi ini, dan belum adanya warga Kabupaten banjar yang positif” ungkap Sekda Banjar.

“Kita harapkan Apa yang kita lakukan benar benar efektif, sehingga keadaan yang tidak nyaman ini tidak lama kita jalankan” tambahnya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr.Diauddin menyatakan , jumlah ODP Kabupaten Banjar naik dari 111 ke 119. Namun dari 119 orang itu sudah ada 5 orang yang sudah melewati 14 hari, sehingga sebenarnya yang dipantau hanya sisa 114 orang. Selain itu ia juga mengungkapkan adanya usul untuk menutup arus masuk bandara dari wilayah yang terjangkit, yang akan diusulkan ke Gugus Tugas tingkat Provinsi Kalsel.

Kemudian terkait dengan Lockdown mandiri oleh beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Banjar, Plt Kepala Kankemenag Kabupaten Banjar H. Akhmad Saufie mengatakan Ponpes membuat keputusan itu karena ada banyak orang tua santri yang tempat tinggalnya jauh atau diwilayah terjangkit, menginginkan santri tetap tinggal di Pondok. Kankemenag sendiri telah melakukan mediasi mengenai hal ini, sehingga saat keputusan ini dibuat Kankemenag Kabupaten Banjar telah memberikan masukan mengenai fasilitas kesehatan yang ada di Ponpes dan ada komunikasi jarak jauh dengan orang tua santri agar mengurangi kekhawatiran orang tua santri.

Mengenai pelaksanaan pernikahan di KUA, Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Banjar H.A.Syarwani mengatakan pelaksanaan penikahan di KUA dibatasi jumlah orang yang mengikuti akad nikah tidak lebih dari 10 orang. Mempelai dan petugas akan menggunakan sarung tangan dan masker. Di setiap KUA dihimbau mengikuti pencegahan penyebaran virus dengan mencuci tangan. Dengan kata lain pelayanan KUA tidak ditutup melainkan berjadwal dan sesuai himbauan pencegahan Covid-19. (MC Kominfo Banjar Inka/Rzq/Ags)

Source:: Media Center

Satu PDP di Kabupaten Banjar, Dinyatakan Negatif

Martapura, InfoPublik – Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diesase Covid-19 kembali menggelar konferensi pers terkait update penanganan virus Covid-19 atau Corona di Ruang Comend Center, Martapura, Sabtu (28/3/2020).

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diesase Covid-19 Kabupaten Banjar HM Hilman didampingi Kepala Dinas Kesehatan Banjar dr Diaduddin dan Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Banjar HM Aidil Basith.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Dr Diauddin menyampaikan, bahwa jumlah yang saat ini status Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 111 orang, kemarin ODP Sebanyak 102 orang, dan ada kenaikan jumlah. Adapun untuk Pasien Dalam Pantauan (PDP) tidak ada kenaikan yakni tetap 2 orang.

“Untuk PDP ini tadi malam sudah ada satu yang dinyatakan negatif dan telah dikeluarkan dari ruang isolasi, namun bertambah lagi satu, jadi hari ini tetap 2 orang yang PDP,” ujar

Ditambahkan Dr Diauddin, jumlah ODP ini diperkirakan akan terus bertambah, dikarenakan lalu lintas kedatangan dari jalur udara masih diperbolehkan dan saat ini Tim Dinas Kesehatan di bandara terus memantau kedatangan, salah satunya yaitu kedatangan kurang lebih 20 orang santri dari Surabaya.

Sementara Sekda Banjar HM Hilman menuturkan, dengan adanya edaran dari Kementrian Dalam Negeri menangani pengalihan anggaran terkait pembangunan dan dana desa yang akan dialihkan untuk menunjang penanganan covid-19 ini.

“Jadi tahun ini untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) ditunda dulu untuk pembangunan, jadi masyarakat yang berharap tahun ini dapat menikmati infrastruktur diharapakan bersabar. Sementara untuk dana desa, kita akan lakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa guna melakukan pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta dana kelurahan,” katanya.

Selain itu Sekda Banjar juga mengakui, saat ini yang masih jadi kendala bagi pemkab terkait dengan terbatasnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan baik yang ada di Rumah Sakit Ratu Zalecha maupun di Puskesmas-puskesmas yang merupakan garda terdepan dalamm penanganan virus Corona.

“Memang ada informasi melalui Menteri Pertahanan ada 2000 pcs, harapannya tenaga kesehatan kita dapat dibekali APD yang cukup untuk bisa menghadapi dan melakukan penanganan terhadap masyarakat kita seiring penetapan status tanggap darurat ini dan kemungkinan adanya penyebaran Covid-19 di wilayah kita,” tuturnya. (MC Kominfo Banjar/Rzq/Ags)

Source:: Media Center

Video Conference Update Penanganan Virus Corona Bersama Rekan Jurnalis Banjar

Martapura, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diesase Covid-19 kembali menggelar Press Conference terkait update penanganan virus corona atau Covid-19 di Command Center Barokah, Pendopo Bupati Banjar, Martapura, Jumat (27/3/2020).

Press Conference kali ini berbeda dengan biasanya, karena menggunakan Video Conference bersama rekan Jurnalis Banjar, hal tersebut guna mengurangi kerumunan massa.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diesase Covid-19 Kabupaten Banjar HM Hilman didampingi Kepala Dinas Kesehatan Banjar dr Diaduddin dan Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Banjar HM Aidil Basith menyampaikan bahwa jumlah yang saat ini Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 104 orang, kemarin ODP Sebanyak 96 orang, dan ada kenaikan jumlah. Adapun untuk Pasien Dalam Pantauan (PDP) tidak ada kenaikan yakni tetap 2 orang.

HM Hilman mengatakan bahwa ODP di Kabupaten Banjar. Penambahan tersebut karena adanya arus masyarakat yang masuk ke wilayah Kabupaten Banjar, dianalisis karena lalu lintas dari daerah yang terpapar virus.

“Untuk mencegah dan mengetahui siapa saja yang masuk ke Kabupaten Banjar, Pemerintah Kabupaten Banjar akan merencanakan membuka posko di Bandara Syamsudin Noor,” ungkap Sekda Banjar.

Tujuan dibukanya posko tersebut, jelas Sekda yakni untuk mengetahui siapa yang masuk ke Kabupaten Banjar melalui data manifes kedatangan penumpang di Bandara Syamsudin Noor, baik domisili atau berdiam sebentar di Kabupaten Banjar, yang mana melalui posko tersebut akan bekerjsama dengan Kodim 1006 Martapura.

“Selain jalur udara, kita juga ada rencana untuk jalur darat, akan kita lakukan pemeriksaan, dari hasil data yang kita dapat, jadi masyarakat yang datang tersebut akan kita klasifikasikan dalam ODP atau PDP,” ucapnya.

Pihaknya juga terus mensosialisasikan guna masyarakat mematuhi aturan pemerintah dalam menangani penyebaran Corona Virus Diesase Covid-19 ini.

“Peran media tentu penting guna masyarakat paham dan mematuhi aturan Pemerintah dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 ini, serta terciptanya informasi yang bertanggung jawab,” ucapnya. MC Kominfo Kab. Banjar/Prs

Source:: Media Center

Polres Banjar dan Kodim 1006/Martapura Semprotkan Disinfektan

Martapura, Infopublik – Dukungan pencegahan dan penanganan secara preventif menyeluruh setelah merebaknya Virus Corona di Kabupaten Banjar. Kepolisian Resor Banjar dan Kodim 1006/Martapura dengan menerjunkan sejumlah kendaraan Water Canon untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan yang ada di Martapura, Jumat ( 27/3/2020)
Sebelumnya Kapolres Banjar AKBP Andi Koko Prabowo didampingi Dandim 1006/ Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto S.I.P,M.M, M.I, Pol
menggelar apel persiapan pelaksanaan penyemprotan disinfektan di Mako polres Banjar, Apel tersebut menghadirkan personel Polres Banjar dan personel Kodim 1006/ Mtp, BPBD,Satpol PP, Damkar
Kapolres Banjar mengatakan penyemprotan dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus carona atau covid-19 di wilayah Kabupaten Banjar.
“Sosialisasi dan penyemprotan disinfektan dilakukan dengan rute dari Polres Banjar jalan A Yani, menuju Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, kemudian terus menuju Makodim 1006/Martapura Kantor Bupati, Masjid Al- Karamah langsung menuju Pasar”, ujarnya.
Sementara itu Dandim Martapura menuturkan kerjasama TNI dan Polri serta Satuan Tugas Gugus Pencegahan penanganan Corona Kabupaten Banjar secara massal bersama menurunkan perlengkapan dan mobil roda empat dan water canon.
“Penyemprotan dilakukan dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran (Damkar), water canon Polre untuk penyemprotan secara manual dengan alat pertanian yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, PMI dan dinas terkait lainnya,” Jelasnya.
secara internal penyemprotan juga sudah dilakukan di Markas Kodim 1006/Martapura dan pemeriksaan suhu tubuh seluruh prajurit TNI termasuk menghimbau untuk cuci tangan dengan sabun anti septik”, tambahnya.

Tim Gugus Tugas telah menyiagakan Posko Pencegahan COVID-19 yang melibatkan seluruh instansi terkait, untuk melakukan pengecekan warga yang masuk dari luar kota. Dia juga mengajak dan menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Banjar menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan dan terapkan social distancing sehingga terhindar dari penyakit covid-19,” ungkapnya (McBanjarkab/HumasKodim1006/Daus/Hendy)

Source:: Media Center

Kecamatan Gambut Lakukan Penyemprotan Disinpektan Mandiri

Martapura, InfoPublik – Guna mencegah penyebaran Covid-19 Kantor Kecamatan Gambut dan Kerukunan Relawan Gambut, Kabupaten Banjar, melaksanakan penyemprotan disinfektan secara mandiri, pada fasilitas ibadah dan kawasan umum di Kecamatan Gambut. Kamis (26/3/2020).
Turut serta memimpin penyemprotan, Camat Gambut Ahmad Fauzan, Sekretaris Camat Gambut H. Zakaria, Kanit Binmas Polsek Gambut Khairullah, dari Danramil 1006-08 Warsito bersama Relawan Kerukunan Gambut.
Relawan Kerukunan Gambut terdiri gabungan Lembaga dan organisasi masyarakat di Kecamatan Gambut antara lain BPK Irgas, UPT Damkar Gambut, PJM 01 Gambut, Sinar Jaya, Tagana Gambut, perwakilan mahasiswa KKN Staid,
Ahmad Fauzan mengucapan terima kasih atas dukungan semua unsur, walau diawali musyawarah dadakan dengan perwakilan tetapi tetap bisa terlaksana penyemprotan pencegahan Covid-19 secara mandiri. “Kegiatan ini memerlukan keikhlasan dan kerelaan sebab merupakan kegiatan mandiri,” ujar Ahmad Fauzan.
Kegiatan ini mendapat sambuatan dan dukungan dari warga sekitar, misalnya pengurus masjid Ibadurrahman memberikan minuman susu dengin. Sama halnya ketika pelaksanaan di Mushalla Hidayatul Mujahirin ada warga memberikan minuman segar. (MC-Banjar/Briefda/Hairudin/Dani/toeb)

Source:: Media Center

Kabupaten Banjar Terus Tekan Penyebaran Covid-19

Martapura, InfoPublik – Kabar terbaru mengenai kondisi terkini dalam penanganan virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Banjar, Tim Gugus Tugas Tanggap Darurat Bencana Nonalam kembali menggelar konferensi pers di Ruang Command Center Barokah, Martapura, Kamis (26/3/2020).

Melalui Gugus Tugas tersebut akan selalu mengupdate perkembangan informasi terkait Covid-19 dengan menggelar konferensi pers guna tidak adanya penyalahgunaan informasi.

Dipimpin oleh Sekretaris Daerah Banjar HM Hilman didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dr Diaduddin, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar HM Aidil Basith serta Dandim 1006/Martapura Siswo Letkol Arm Siswo Budiarto.

Data terbaru dari Tim Gugus Tugas Tanggap Darurat Non Alam Kabupaten Banjar bahwa jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) kembali mengalami kenaikan dari hari sebelumnya, yakni dari angka 82 menjadi 96 orang. Sementara untuk Pasien Dalam Pantauan (PDP) tetap 2 orang.

Sekda Banjar yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar membenarkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam data mereka.

“Kita akan terus bekerja dalam menekan penyebaran covid-19 ini, dan mereka yang terdaftar dalam ODP akan terus kita pantau,” ucapnya.

Dandim 1006/Martapura menjelaskan, identitas yang masuk dalam ODP dan PDP tidak boleh dibeberkan, agar masyarakat tidak mengalami kepanikan.

“Oleh protokol, kita tidak dibolehkan membeberkan identitas yang masuk dalam ODP dan PDP, agar masyarakat tidak mengalami kepanikan. Harapan kita ODP bertambah ini, akan terus menjadi evaluasi kita, namun tidak semua orang yang baru datang kesini menjadi ODP, tapi mereka sudah mendapat peringatan,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Dr Diaduddin menuturkan, kebanyakan yang ODP ini mereka datang dari tempat yang telah terpapar Covid-19.

“Saat ini ditempat kita belum ada yang transmisi lokal, ODP ditempat kita masih didominasi orang yang datang dari luar daerah,” katanya.

Pada konferensi pers tersebut, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Banjar memberikan bantuan sebesar Rp. 15.050.000 untuk penanganan virus Corona di Kabupaten Banjar. (MC Kominfo Banjar/Rzq/Ags)

Source:: Media Center

Kabupaten Banjar Berlakukan Status Tanggap Darurat

Martapura, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar dengan memberlakukan Status Tanggap Darurat (non bencana alam) kembali melaksanakan jumpa pers di Commad Center Barokah, Rabu (25/3/2020).
Melalui Gugus Tugas tersebut akan selalu mengupdate perkembangan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Banjar dengan menggelar konferensi pers dapat memberikan .informasi yang benar kepada masyarkat dan menghindarkan penyebaranan berita disosial media yang bisa meresahkan masyarakat.
Dalam jumpa pers tersebut, Ketua Tim Gugus Tugas Tanggap Bencana Non Alam HM Hilman mengatakan, ada kenaikan 10 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Jika kemarin hanya 72 ODP, pada hari ini ada 82 yang dinyatakan ODP. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada penambahan pada hari ini yakni masih tetap ada dua orang yang PDP.
Dikatakan HM Hilman yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar ini, bahwa Pemerintah kabupaten Banjar melakukan imbauan terkait tentang perkumpulan orang banyak seperti pengajian, resepsi perkawinan, hiburan kebudayaan, olahraga dan sebagainya.
“Jadi masyarakat jangan panik, karena situasi di tempat kita terutama di Kabupaten Banjar masih aman, dan kita berharap tidak ada yang terpapar oleh virus Corona tersebut,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr Diauddin mengatakan bahwa pada hari ini ada kepulangan santri Kabupaten Banjar yang belajar di pondok pesantren dikota Malang yang datang dengan dua penerbangan, pada pagi tadi sebanyak 17 orang dan penebangan sore belum diketahui berapa jumlahnya.
Rombongan pertama sudah dijemput di bandara oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan. “Untuk yang 17 orang itu kita minta mereka agar tetap tinggal di rumah saja dulu, sementara yang nanti sore akan kita jemput dan kita jemput lagi guna melakukan pendataan dan pemeriksaan ,” ucapnya.
Diakhir jumpa pers Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar yang pada kesempatan itu diwakili oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Eddy Elminsyah Jaya menyampaikan dengan dilakukannya konferensi pers ini setiap hari, menandakan bahwa Pemkab Banjar serius dalam menangani wabah Covid-19 ini.

Bahkan petugas medis selalu siaga siang dan malam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan tindakan medis. Beliau juga berpesan agar awak media juga dapat bijak dalam mengolah berita, jangan sampai membuat berita yang sampai menimbulkan kepanikan dimasyarakat. (MC Kominfo Banjar/ags/hendy)

Source:: Media Center

Jumper Pers Covid 19, Pemkab Banjar Terus Himbau Masyarakat Agar Tetap Di Rumah

Martapura, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar dengan memberlakukan Status Tanggap Darurat (non bencana alam) kembali melaksanakan konferensi pers di Commad Center Barokah, Rabu (25/3/2020).

Melalui Gugus Tugas tersebut akan selalu mengupdate perkembangan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Banjar dengan menggelar konferensi pers dapat memberikan .informasi yang benar kepada masyarkat dan menghindarkan penyebaranan berita disosial media yang bisa meresahkan masyarakat.

Dalam konferensi pers tersebut, Ketua Tim Gugus Tugas Tanggap Bencana Non Alam HM Hilman mengatakan, ada kenaikan 10 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Jika kemarin hanya 72 ODP, pada hari ini ada 82 yang dinyatakan ODP. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada penambahan pada hari ini yakni masih tetap ada dua orang yang PDP.

Dikatakan HM Hilman yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar ini, bahwa Pemerintah kabupaten Banjar melakukan himbauan terkait tentang perkumpulan orang banyak seperti pengajian, resepsi perkawinan, hiburan kebudayaan, olahraga dan sebagainya.

“Jadi masyarakat jangan panik, karena situasi di tempat kita terutama di Kabupaten Banjar masih aman, dan kita berharap tidak ada yang terpapar oleh virus Corona tersebut,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr Diauddin mengatakan bahwa pada hari ini ada kepulangan santri Kabupaten Banjar yang belajar di pondok pesantren dikota Malang yang datang dengan dua penerbangan, pada pagi tadi sebanyak 17 orang dan penebangan sore belum diketahui berapa jumlahnya, Rombongan pertama sudah dijemput dibandara oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan

“Untuk yang 17 orang itu kita minta mereka agar tetap tinggal dirumah saja dulu, sementara yang nanti sore akan kita jemput dan kita jemput lagi guna melakukan pendataan dan pemeriksaan ,” ucapnya.

Diakhir konferensi pers Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar yang pada kesempatan itu diwakili oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Eddy Elminsyah Jaya menyampaikan dengan dilakukannya konferensi pers ini setiap hari, menandakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banjar serius dalam menangani wabah Covid-19 ini bahkan petugas medis selalu siaga siang dan malam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan tindakan medis. Beliau juga berpesan agar awak media juga dapat bijak dalam mengolah berita, jangan sampai membuat berita yang sampai menimbulkan kepanikan dimasyarakat. (mcbanjar/ags)

Source:: Media Center