Menkominfo: SMK Berperan Penting Dalam Pengembangan TIK

olimpiade-jaringan-mikrotik

Jakarta, Kominfo– Pesatnya perkembangan teknologi saat ini merupakan tantangan bagi Indonesia, untuk itu dibutuhkan kerjasama antara Pemerintah bersama stakeholder mendorong ke arah digitalisasi. Sejalan dengan itu, peran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat penting menjadi bagian dalam memajukan ekosistem Network, Device, Application (NDA) di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai peran SMK sangat penting dalam pengembangan ekosistem NDA. “SMK sebagai fokus dalam pengembangan NDA ini menjadi strategi yg tepat untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam implementasi teknologi infomasi dan komunikasi,” katanya dalam acara Olimpiade Jaringan Mikrotik 2016 di Kemayoran, Jakarta, Rabu (12/10/2016) malam.

Dari sisi jaringan, tantangannya adalah pemerataan akses broadband internet di Indonesia, dari sisi aplikasi, dibutuhkan banyak pengembang terutama untuk aplikasi e-commerce, kurangnya talent menjadi persoalan dari sisi pengembangan device, oleh karena itu SMK diharapkan mampu mengatasi tantangan tersebut. “Saya senang bahwa kita mulai mendorong ke SMK, kita perlu coder-coder banyak, sekarang coding mulai masuk ke dalam kurikulum di SMK. Saya yakin dengan orientasi kepada SMK, dapat cepat diterima oleh industri,” kata Rudiantara.

Dalam menghadapi ketertinggalan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Indonesia dibandingkan negara lain di ASEAN, Pemerintah bersama stakeholder mendorong percepatan implementasi TIK di Indonesia. “Secara overall ICT Indonesia nomer 4 saat ini setelah Singapura, Malaysia dan Thailand, pada tahun 2019 diharapkan Indonesia menjadi nomer 2. Untuk akses, tahun 2018 akan diimplementasikan 4.5G, menjadikan Jakarta dan Palembang kota pertama mengimplementasikan 4,5G di regional,” jelas Rudiantara.

Acara Olimpiade Jaringan Mikrotik – APJII 2016  ini diselenggarakan bersama antara Citraweb Nusa Infomedia dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Jaringan Indonesia (APJII). Dalam acara ini juga berlangsung Final Olimpiade Jaringan Mikrotik 2016 yang dimenangkan oleh SMK Taruna Bhakti Depok sebagai juara I, SMK N 2 Surakarta sebagai juara II dan juara III diraih SMK N I Cerme Gresik. Acara Olimpiade ini juga termasuk salah satu acara dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi APJII ke 20, dan MikroTik User Meeting 2016 Indonesia.

Penyelenggaraan acara ini bertujuan mengasah dan mendorong penguasaan ilmu jaringan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia, khususnya SMK yang memiliki jurusan Teknis Komputer dan Jaringan (TKJ). Kemampuan mengelola jaringan ini adalah salah satu ketrampilan yang dibutuhkan oleh dunia kerja, seiring dengan hampir semua jenis perusahaan bermigrasi menggunakan sistem komputerisasi dan jaringan. (kominfo.go.id)(dishubkominfo.banjarkab.go.id)