Posts

Peringati Hari Kartini, PAUD Pawai Gunakan Baju Adat

Martapura,InfoPublik – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan peringatan hari Kartini Tahun 2019, Bunda PAUD Kabupaten Banjar menggelar Pawai Keliling TK Negeri Pembina Cabang Martapura. Dengan tema “Ibu cerdas menghasilkan anak yang cerdas” di TK Negeri Pembina Martapura Jalan Menteri Empat, Selasa (23/4)
Dibuka Bunda PAUD Kabupaten Banjar, Hj Raudhatul Wardiyah. Peringatan Hari Kartini diwarnai oleh pawai anak-anak TK keliling menggunakan becak yang dipusatkan di halaman TK Pembina mengelilingi kota Martapura.
Menggunakan baju adat dari berbagai daerah, baju polisi serta baju tentara anak-anak tersebut berkeliling menggunakan becak yang dihias dengan berbagai hiasan yang menarik.
Dalam sambutannya Bunda PAUD Kab.Banjar, Hj Raudhatul Wardiyah mengatakan menyambut baik dilaksanakannya pawai keliling oleh TK Negeri Pembina Cabang Martapura pada hari ini.
Dia berharap melalui kegiatan pawai ini bisa menjadi salah satu cara kita bersama untuk mengajari dan mengenalkan kepada anak-anak kita sejak kecil tentang siapa sosok ibu Kartini.
Dia mengisahkan, ibu Kartini adalah orang yang telah ikut memperjuangkan kesempatan untuk kaum perempuan bisa belajar dan menuntut ilmu setinggi-tingginya.
Dia juga berpesan agar anak-anak sekolah terus setinggi-tingginya dan rajinlah belajar, agar menjadi anak-anak yang cerdas, berakhlak mulia dan menjadi kebanggan orang tua. Semoga dengan dilaksanakannya pawai ini, juga semakin menjalin keakraban dan silaturahmi diantara kita.
Kepala TK Negeri Pembina Martapura, Artinah menjelaskan jumlah anak-anak yang ikut sebanyak 132 orang, jadi becak hampir 100 buah dengan di isi dua orang anak maupun dengan orang tuanya masing-masing,” ujarnya
Dengan mengangkat tema orang tua cerdas menghasilkan anak yang cerdas, dengan harapan anak-anak kami nantinya bisa cerdas menjadi harapan bangsa di masa akan datang.
Dia berharap mudah-mudahan acara ini akan berlanjut yang pertama untuk memotivasi anak-anak supaya dia giat sekolah senang didalam melaksanakan belajarnya di Taman Kanak-kanak ini, juga orang tua merasa termotivasi dengan hari kartini ini.
Mengingat peringatan Hari Kartini menjadi hal positif bagi guru dan bagi anak, karena mengingat pejuang bangsa dan memberikan pembelajaran pada anak-anak itulah pejuang wanita yang sudah membuat buku “Habislah gelap terbitlah terang” jadi mudah-mudahan anak tidak bosan-bosannya belajar,” jelasnya. (MC Kominfo Kab.Banjar/Rzq/Man/Hendy)

Source:: Media Center

Bupati Banjar Tinjau Pelaksanaan UNBK

Martapura, InfoPublik – Bupati Banjar, Khalilurrahman meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di SMPN 1 Martapura, Senin (22/4/2019).
Di Kabupaten Banjar sebanyak 77 sekolah melaksanakan UNBK, dengan 21 sekolah melaksanakan UNBK secara Mandiri dan 56 sekolah menginduk atau ikut dengan sekolah yang memiliki fasilitas, seperti sekolah Kecamatan Paramasan yang bergabungan SMAN 2 Martapura untuk melaksanakan UNBK.
Bupati Khalilurrahman mengharapkan semua siswa yang mengikuti UNBK ini dapat melaksanakannya dengan sungguh-sungguh dan berpesan kepada semua guru pengawas jangan sampai ada kecurangan pada pelaksanaan UNBK.
“Kita berharap pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini, Kabupaten Banjar dapat memperoleh hasil yang maksimal sehingga semua kalangan baik para siswa, guru pendidik dan orang tua siswa bisa bangga dan merasa puas dengan lulusnya seluruh siswa atau 100 persen,” katanya.
Pada kesempatan itu Bupati Banjar juga memberikan semangat kepada para peserta UNBK agar menjawab soal dengan serius dan bersungguh-sungguh.
Kepala Dinas Pendidikan, Maidi Armansyah menyampaikan pada UNBK tahun 2019 ini, sekolah di Kabupaten Banjar bisa melaksanakan 100 persen kegiatan UNBK.”Pada UNBK di SMPN 1 Martapura ini diselenggarakan ada 3 sesi dengan 3 fasilitas ruangan, yang dilaksanakan secara mandiri, dan UNBK Kabupaten Banjar tahun ini bisa terselenggara 100 persen, dimana pada tahun lalu hanya 4 sekolah yang melaksanakan UNBK,” ujarnya.
Dia menerangkan UNBK 2019 ada 77 sekolah di Kabupaten Banjar, sebanyak 21 sekolah sudah melaksanakan UNBK secara Mandiri dan sisanya menginduk.
Dia juga menyampaikan menurut laporan yang ada penyelenggaraan UNBK berjalan lancar pada hari pertama pelaksanaannya.
“Mulai dari segi fasilitas seperti komputer dan jaringan, Alhamdulillah semua berjalan lancar pada sesi pertama, dan kedua saat ini,”ujarnya
Untuk mengantisipasinya dengan melakukan koordinasi pihak terkait, seperti dengan pihak PLN agar di tempat-tempat yang dilaksanakan UNBK tidak dilakukan pemadaman listrik untuk kelancaran,”kita berharap bersama UNBK yang dilaksanakan dari 22 April hingga 25 April 2019 berjalan lancar,” harapnya. (MC Kominfo Kab. Banjar/Ags/Prs/Hendy)

Source:: Media Center

Kabupaten Banjar Kembangkan Budi Daya Ikan Patin dengan Micro Bubble

Martapura, InfoPublik – Sektor perikanan merupakan salah satu sektor unggulan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan yang memberi kontribusi kepada PDRB sekitar lima persen, dan hingga tahun 2021, sektor perikanan diharapkan mampu menyumbang enam persen terhadap PDRB Kabupaten Banjar.
Kabupaten Banjar juga terus mengembangkan budi daya ikan patin di kawasan Agrominapolitan. Terkait itu, Bupati Banjar Khalilurrahman secara langsung meluncurkan Unit Percontohan Budi Daya Ikan Patin dengan sistem micro bubble di Desa Cindaialus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (22/4/2019).
Disampaikan bahwa, banyak keuntungan yang didapat pembudidaya ikan patin dengan menggunakan sistem micro bubble ini, di antaranya kualitas ikan akan jadi lebih baik dan benih ikan bisa ditingkatkan empat kali lipat.
Bupati Banjar juga meluncurkan enam buku tentang Pelestarian Ikan Lokal Endemik Kalsel, penanaman pohon lokal Kalimantan serta penandatanganan MoU Fasilitasi Akses Pasar antara pelaku usaha perikanan dengan stakeholder perikanan.
Khalilurrahman mengatakan, menjadi sebuah tantangan dan peluang bagi usaha budi daya ikan air tawar, khususnya patin, diprediksi akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan ikan patin dunia, dan tingkat konsumsi ikan di kalangan masyarakat semakin meningkat, karena selain rasanya yang enak, bergizi tinggi, juga harganya terjangkau.
Namun pada kenyataannya, untuk memenuhi kebutuhan benih ikan patin di Kabupaten Banjar ini, sebagian harus didatangkan benih ikan patin dari luar daerah.
Inilah yang menurut bupati menjadi tantangan dan peluang yang perlu disikapi bersama oleh masyarakat Kabupaten Banjar untuk budi daya ikan patin, baik pembesaran maupun pembenihan ikan, sehingga Kabupaten Banjar mampu memenuhi kebutuhan ikan patin dalam skala lokal maupun pasar di luar wilayah Kabupaten Banjar.
“Oleh karena itu, unit percontohan budi daya Ikan Patin ini, yang ke depan diharapkan dapat menjadi lokasi atau tempat pembelajaran bagi pembudi daya ikan di Kabupaten Banjar untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman serta mendapatkan bimbingan, khususnya bagaimana melakukan budi daya ikan dengan menerapkan Cara Pembenihan Ikan Yang Baik (CPIB),” katanya.
Dia juga mengatakan, selain sebagai sektor ekonomi unggulan di Kabupaten Banjar, sektor perikanan juga mendapat peran dalam menjaga ketahanan dan keamanan pangan, khususnya ketersediaan dan kecukupan protein hewani yang sehat bagi masyarakat.
Khalilurrahman mengakui bahwa, persaingan pasar pasti ada, hal ini harus menjadi perhatian bagi pembudi daya untuk mengantisipasi persaingan harga dan kesehatan ikan yang dijual untuk memastikan keamanan pangan.
Oleh sebab itu kata dia, hendaknya para pembudi daya maupun pengolah dan pemasar hasil olahan ikan, senantiasa meminta bimbingan serta pembinaan dari para petugas perikanan, maupun bertukar pikiran dengan kelompok lain yang lebih berpengalaman.
Upaya itu bisa dimulai dengan pemilihan bibit yang benar-benar unggul, menanggulangi penyakit pada ikan, menggunakan pakan yang murah tapi berkualitas, sampai dengan pemasaran pasca panennya.
Selain itu lanjut dia, para pembudi daya, pengolah dan pemasaran hasil perikanan harus mampu mengedepankan kerja sama antar sesama, koordinasi dengan unsur yang terkait, mau belajar dan mencari pengalaman dari pelaku usaha yang sudah lebih dulu berhasil, serta mau menjalin hubungan dengan pelaku pasar.
“Budi daya perikanan Kabupaten Banjar akan cepat maju dan berkembang dengan meraih keuntungan yang besar dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan barokah bagi masyarakat Kabupaten Banjar yang kita cintai,” imbuhnya. (MC-Kominfo-Kab.Banjar/Ags/Man/dessy)

Source:: Media Center

Kabupaten Banjar Tingkatkan Pelayanan Kelahiran Secara Online

Martapura, InfoPublik – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banjar terus meningkatkan pelayanan kualitas administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar.
Setelah bekerja sama dengan RS Ciputra Mitra Hospital mulai tahun 2018, Disdukcapil Kabupaten Banjar memperluas layanan kepada warganya.
Disaksikan Bupati Banjar Khalilurrahman didampingi Sekda Banjar Nasrun Syah, Kepala Dinas Disdukcapil Banjar Azwar menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengajuan pelaporan kelahiran secara online dengan RS Pelita Insani dan RS Mutiara Bunda, usai Apel Rutin Senin Gabungan Lingkup Pemkab Banjar, di Halaman Kantor Bupati, Martapura, Senin (22/4/2019).
Hal tersebut guna mendorong agar tercapainya target nasional, yakni 85 persen. Pencatatan administratif kependudukan di Kabupaten Banjar, khususnya bagi yang baru lahir usia 0-18 bulan masih jauh dari target nasional tersebut.
Kepala Disdukcapil Banjar Azwar mengatakan, MoU dengan dua rumah sakit ini sebagai bentuk perluasan pelayanan kepada warga masyarakat di Kabupaten Banjar.
Pihaknya sudah bekerja sama dengan RSUD Ratu Zalecha Martapura sejak 2016 dan RS Ciputra Mitra Hospital, Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar dan ditambah dua rumah sakit.
“Total sudah ada empat rumah sakit yang bekerja sama dengan Disdukcapil Kabupaten Banjar dalam memproses akta kelahiran bayi di rumah sakit. Begitu orangtua dan bayinya meninggalkan rumah sakit tempat melahirkan, maka sudah membawa akta lahir,” katanya.
Pihaknya bersyukur, program ini mendapat respons positif dari rumah sakit-rumah sakit yang menjalin kerja sama. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau bagi ibu hamil yang mau melahirkan anaknya di rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan Disdukcapil Banjar agar menyiapkan nama anak.
Pihak rumah sakit menyiapkan jaringan, begitu ada informasi data yang masuk maka sudah bisa memproses akta kelahiran secara online. “Inilah upaya jemput bola untuk mengejar target nasional, dan diakuinya Kabupaten Banjar saat ini memang masih berada dibawah target nasional,” kata Azwar.
Direktur RS Pelita Insani dr Gabriel Taufik Basri mengatakan, program ini sangat bagus terlebih bisa diterapkan di RS Pelita Insani. Begitu ada yang melahirkan di RS Pelita Insani, maka sudah bisa mengirimkan datanya ke kantor Disdukcapil Banjar agar tercatat sebagai warga negara dan begitu keluar dari rumah sakit sudah memiliki akta lahir.
“Sangat bagus, dan kami mendukung program tersebut. Begitu melahirkan tidak langsung kami izinkan pulang sebelum bayi sudah mengirimkan datanya untuk membuat akta kelahiran,” katanya. (MC Kominfo Kab. Banjar/Rzq/Man/Prs/Dessy)

Source:: Media Center

Dinkes Banjar Bentuk Tim Gerak Cepat 119

Martapura, InfoPublik – Meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) 119, dengan satu unit mobil Ambulans.
Mobil Tim Gerak Cepat 119 sudah mulai beroperasi di Kabupaten Banjar, mobil tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat yang sakit atau yang memerlukan Ambulans untuk ke rumah sakit.
Sekretaris Daerah Banjar, Nasrun Syah di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah meresmikan Tim Gerak Cepat yang sudah dibentuk, yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat, Kamis (18/4/2019).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah mengatakan, pelayanan yang diberikan lebih kepada pertolongan pertama, seperti permasalahan kesehatan yang menimpa masyarakat, dan musibah kecelakaan. “Mobil TGC ini akan mengantarkan warga yang sakit ke rumah sakit, maka kita akan jemput menggunakan mobil gerak cepat ke rumah sakit,” katanya.
Ikhwansyah menyampaikan pelayanan TGC 119 akan lebih memprioritaskan di wilayah perkotaan, karena unit armada yang masih satu, itu pun bantuan dari Bank Kalsel.
“Untuk saat ini mungkin yang terdekat dulu yang kita layani, armada kita masih satu, maka kita utamakan daerah perkotaan dulu, pihaknya berupaya memberikan pelayanan selama 24 jam kepada masyarakat,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, Mobil Tim Gerak Cepat 119 ini akan standby di depan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Jalan Ahmad Yani KM 40, dan jika masyarakat memerlukan pertolongan pelayanan dari TGC 199 bisa menghubungi nomor handphone 0812-611-2119.
Zikri Firdaus, Anggota Tim Gerak Cepat 119 mengatakan, tim dari Gerak Cepat berjumlah 20 orang, dengan shift jaga sebanyak 4 hingga 5 orang yang akan siaga 24 jam.
“Dari tim kita untuk ini masih belum mempersiapkan 24 jam akan tetapi secepatnya ke depan dengan mengatur formulasi kita akan siap melayani 24 jam,” katanya.
Firdaus juga menyampaikan dengan kelengkapan mobil Ambulans, seperti peralatan pertolongan pertama oksigen, infus, obat-obatan, dan perlengkapan P3K serta tandu TGC 119 siap melayani pelayanan dasar dan evakuasi. (MC Kominfo Kab. Banjar/Prs/Hendy)

Source:: Media Center

Lomba Bercerita Tingkat Sekolah Dasar sederajad se-Kabupaten Banjar

Martapura, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, mengadakan Lomba Bercerita tingkat Sekolah Dasar sederajat 2019 dengan tema cerita rakyat, di aula Mahligai Sultan Adam, Martapura, Kamis (18/4/2019).
Lomba Bercerita SD sederajad tingkat Kabupaten Banjar diikuti 13 sekolah yang mewakili setiap Kecamatan, dengan durasi cerita 15 menit.
Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Raudatul Wardiyah berharap dengan diadakannya lomba seperti ini menambahkan minat baca anak dan menumbuhkan nasionalisme.
“Lomba bercerita ini menjadi salah satu media untuk menumbuh-kembangkan minat dan kegemaran membaca anak-anak serta kecintaan terhadap karya budaya bangsa melalui bacaan buku dalam mengembangkan karakter, selain itu untuk mengangkat dan mempopulerkan buku-buku cerita budaya daerah yang mengandung nilai-nilai kepahlawanan,” katanya.
Ia menyampaikan banyak nilai positif yang bisa diambil dari perlombaan bercerita yang diikuti oleh anak usia yang masih perlu pembinaan ini.
“Banyak hal yang bisa didapatkan, di antaranya mengasah kreativitas, menumbuhkan rasa percaya diri atau kekuatan mental anak untuk tampil didepan umum, tentu ini sangat berguna untuk masa depannya,” ujar Ketua TP PKK kabupaten Banjar.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar Yasna Khairina mengatakan Lomba Bercerita SD sederajad tingkat Kabupaten Banjar diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kegemaran membaca, serta menumbuh kembangkan budaya nasional dan perbaikan indeks literasi masyarakat pada anak.
“Peserta akan unjuk kebolehan beradu kreasi atau keterampilan membawakan cerita, imajinasi, improvisasi, dan penguasaan fantasi dan materi cerita rakyat yang dibawakan di hadapan para juri, dan juga penilaian terhadap pesan moral pada cerita yang dibawakan,” ungkapnya.
Yasna Khairina menyampaikan peserta terbaik yang akan memenangkan pada tingkat Kabupaten ini, akan mewakili Kabupaten Banjar pada Lomba Bercerita tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Peserta terbaik akan mewakili Kabupaten Banjar pada tingkat Provinsi, bahkan tahun lalu Kabupaten Banjar mewakili Kalimantan Selatan dalam tingkat Nasional, dan kita berharap prestasi anak-anak ini, selalu meningkat,” harapnya.
Pada lomba tersebut tampak antusiasme peserta cukup tinggi, dengan mengenakan busana daerah maupun dengan pakaian yang cukup menarik. (MC Kominfo Kab. Banjar/Prs /Dessy /toeb)

Source:: Media Center

Kabupaten Banjar Gelar NAGA 2019

Martapura, InfoPublik – Proses pemilihan Nanang dan Galuh (Naga) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan kembali digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), di Aula Kantor Disbudpar, Kamis (18/4/2019).
Pemilihan Nanang dan Galuh dapat dilihat dari antusias para peserta yang sangat luar biasa dalam ajang tahunan ini. Terbukti jumlah peserta sudah mencapai ratusan yang berasal dari berbagai kalangan.
“Jumlah peserta kemungkinan akan terus bertambah, karena itu kita akan tunggu hingga sore ini (Kamis), untuk para peserta yang akan mendaftar,” ujar Kabid Pemasaran Pariwisata Badiah.
Badiah juga menambahkan, persyaratan untuk para peserta Nanang dan Galuh yaitu dari segi usia 16-24 tahun dan tinggi badan untuk Nanang minimal 165 cm, sedangkan untuk Galuh 160 cm.
“Untuk domisili bebas, namun kita mengutamakan mereka yang berdomisi di wilayah kabupaten banjar, tapi sampai hari ini kebanyakan yang mendaftar yang berdomisil di kabupaten banjar,” tegasnya.
Dikatakan Badiah, pergelaran pemilihan Nanang Galuh pada tahun 2019 ini mengangkat tema “Nanang Galuh Bernuansa Islami”. Nantinya para peserta akan beradu pada audisi yang akan digelar pada 22-23 April.
“Dari hasil audisi nanti kita akan mencari 9 pasang Nanang dan Galuh, mereka nantinya akan mengikuti karantina,” tegasnya.
Para peserta audisi Nanang Galuh ini akan beradu wawasan mengenai pariwisata, pemerintahan, kebudayaan, keagamaan, dan bahasa asing minimal pasif.
Sekretaris Disbudpar Aidi Hikmatullah berharap, kegiatan audisi Nanang Galuh ini dapat berjalan dengan lancar, dan nantinya para finalis yang terpilih dapat berkontribusi dalam memajukan pariwisata yang ada di Kabupaten Banjar.
(MC-Kominfo-Kab.Banjar/headline9/dessy).

Source:: Media Center

Bupati Banjar Minta Warga Binaan Dapat Hak Pilih

Martapura, InfoPublik – Bupati Banjar Khalilurrahman melakukan peninjauan proses pencoblosan di TPS 31 Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Martapura, di Jalan Pintu Air, Rabu (17/4/2019).
“Situasi pemilu 2019 di Kabupaten Banjar sangat kondusif. Saya ingin semua warga dapat hak pilih, jangan sampai warga binaan tidak mempunyai hak pilih. Mereka juga mempunyai hak dalam menentukan pilihan untuk 5 Tahun ke depan,” kata bupati.
Dia menambahkan, memang ada permasalahan di TPS Lapas Perempuan Kelas II A Martapura, tetapi sudah bisa diatasi oleh KPU Banjar.
Kepala Lapas Matapura Yuneningsih mengatakan, pihaknya sudah berupaya dari awal agar pegawai lapas dan warga binaan yang sudah melakukan perekaman E-KTP bisa menggunakan hak pilihnya, sudah melaporkan ke Disdukcapil dan KPU Banjar, namun ternyata tidak telaporkan data hasil perekaman KTP elektronik ke KPU.
“Akhirnya menunggu surat suara sisa atau TPS luar lapas. Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) warga binaan ada 19 orang, petugas lapas ada 70 orang, namun logistik yang tiba setelah kami cek surat suara cuma ada dua,” katanya.
Warga binaan yang melakukan proses E-KTP sebanyak 414 orang, namun yang bisa melakukan perekaman E-KTP ada 272 orang, hanya satu saja yang dapat menggunakan hak pilihnya.
Komisioner Divisi Data dan Informasi KPU Banjar Muslihah menjelaskan, keterlambatan pelaksanaan pemungutan suara di TPS lapas ini karena surat suara tidak terakomodir, karena untuk surat suara bagi DPTb ini tidak tersedia.
“Untuk mengatasi permasalahan itu dengan mengambil sisa surat suara dari TPS lain di luar lapas. DPT di lapas hanya satu orang, karena dia merupakan warga Tanjungrema Martapura sendiri,” katanya.
Dia menjelaskan, terkait warga binaan yang sudah melakukan perekaman E-KTP tetapi tidak bisa masuk DPTb semuanya karena ketika ingin mendaftarkan A5, KPU Banjar tidak bisa melayani karena sudah tidak bisa lagi menarik datanya. Mengingat H-7 pencoblosan, 10 April 2019 tidak bisa lagi memroses A5.
“Pukul 11.00 wita kami akan mulai bergerak mengumpulkan surat suara sisa dari TPS lain, tetapi bisa saja DPTb mendaftar untuk mencoblos pukul 12.00 wita. Tanjungrema ini ada total 31 TPS, jika dari TPS lainnya di Tanjungrema ini tidak bisa memenuhi, maka kami upayakan dari TPS luar Tanjungrema,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Banjar Khalilurrahman didampingi Dandim 1006/Martapura, Letkol Arm Siwo Budiarto, Kajari Banjar, Muji Martopo, Sekda Banjar, H Nasrun Syah, Kepala Kesbangpol Banjar, Aslam, Kepala Dinas Perhubungan Banjar, HM Aidil Basith, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Banjar, H.M Farid Soufian, Kepala Satpol PP Banjar, Ali Hanafiah dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banjar, Azwar. (McKominfoBanjar/Ags/Man/Hendy)

Source:: Media Center

Bupati Himbau Masyarakat Gunakan Hak Pilhnya

Martapura, InfoPublik – Pemilu 17 April 2019 menjadi hari yang paling ditunggu oleh warga negara Indonesia, karena kembali melaksanakan pesta demokrasi yang dilaksanakan 5 tahun sekali untuk memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden serta Calon Anggota Legislatif.
Tak luput pula orang nomor satu di Kabupaten Banjar ikut memeriahkan pesta Demokrasi yang dilaksanakan 5 tahun sekali ini. Bupati Banjar, H Khalilurrahman beserta Istri Hj Raudhatul Wardiyah menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 09 Tanjung Rema Jalan Perwira Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, Rabu (17/4/2019).
Sejak pukul 07.00 Wita para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) telah membuka TPS. Pembukaan dihadiri para saksi masing-masing pasangan baik untuk Calon Presiden dan Wakil Presiden serta Calon Anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten.
Bupati Banjar, H Khalilurrahman beserta istri dan Keluarga sebagaimana warga masyarakat lainnya mengantri sejak pukul 09.05 Wita, setelah 5 menit Bupati Banjar beserta keluarga menggunakan hak pilihnya sesuai dengan nomor pendaftaran.
Setelah melakukan pencoblosan, Bupati Banjar, H Khalilurrahman mengungapkan hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu masyarakat dalam hal pesta demokrasi pemilu dalam menentukan hak pilih sebagai warga negara yang baik.
“Masyarakat jangan ada yang golput, karena satu suara pada hari ini sangat menentukan untuk masa depan Bangsa Indonesia. Saya sudah melaksanakan hak pilih sebagai warga negara, kita sudah bersama-sama menunaikan hak pilih kita,”himbaunya
Semoga sesuai hasilnya dengan yang dikehendaki oleh Allah S.W.T, setiap orang mempunya pilihan masing-masing. Maka cermati dalami sebelum menentukan pemilihan di TPS nanti.
“Siapapun yang terpilih dalam pemilu kali ini, siapa saja mempunyai hak untuk terpilih kita tidak perlu kecewa karena itu kehendak yang maha kuasa. Kita tetap jaga keamanan dan ketertiban jangan membuat kegaduhan pesta demokrasi ini,” ucapnya
Sedangkan Anggota KKPS di TPS 09 Tanjung Rema, Misrani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Banjar, H Khalilurrahman dan Keluarga yang telah mencoblos serta kepada seluruh petugas KPPS yang telah memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada para warga. (MCKominfoBanjar/Ags/Man/Hendy)

Source:: Media Center

Tarik Wisatawan, Genpi Sosialisasikan Gebrak Pariwisata

Martapura, InfoPublik – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar melakukan berbagai upaya untuk mengenalkan daya tarik pariwisata, salah satunya dengan menyelenggarakan Sosialisasi Gebrak Parawisata, yang terdiri dari masyarakat yang peduli dengan peningkatan wisata, di Aula Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Selasa (16/4).
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aidi Hikmatullah menjelaskan, saat ini yang bergabung di Genpi atau generasi muda Indonesia yang saat ini sangat aktif di media sosial untuk mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Banjar sebanyak 30 orang.
“Mereka ada yang dari kelompok sadar wisata, para pemuda yang peduli dengan kemajuan pariwisata, ada pula dari Nanang dan Galuh Banjar. Pihaknya juga berharap dengan hadirnya masyarakat sadar wisata di Kecamatan Aranio ini, bisa membangkitkan sektor wisata di Kecamatan Aranio, terlebih ini di kelilingi pegunungan dan Waduk Riam Kanan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Generasi Pesona Pariwisata (Genpi) Provinsi Kalimantan Selatan Mardiana sekaligus menjadi narasumber pada sosialisasi ini menjelaskan Genpi terus berupaya mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor Pariwisata.
“Kita melalui perkembangan teknologi informasi terus berupaya mempromosikan sektor wisata melalui media sosial, yang mana secara tidak langsung akan memiliki daya tarik tersendiri bagi para pelancong luar maupun dalam daerah, hal ini tentu harus didasari dengan teknik pengambilan foto maupun video yang bagus serta sisi informasi menarik lainnya sehingga menarik wisatawan,” ungkapnya.
Dia juga menjelasakan bagaimana menggali informasi wisata menarik pengunjung. Di Kabupaten Banjar ini sangat banyak destinasi wisata yang menarik terutama wisata alamnya. Misalnya di Waduk Riam Kanan ini juga sangat bagus panorama alamnya. Tinggal bagaimana kita mengenalkannya kepada khalayak di daerah lain.
Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar M. Hamdani menjelaskan tentang pesatnya perkembangan teknologi infomatika saat ini, serta bagaimana strategi penggunaan media sosial dalam mengenalkan sebuah obyek wisata.
Menurutnya, saat ini promosi wisata bisa dengan mudah dilakukan melalui media sosial asalkan konten dikemas dengan menarik. berbagai strategi baik foto maupun video yang bisa menggugah minat orang untuk melihat atau menontonnya. Misalnya, bagi masyarakat di Kalimantan Selatan makan kulit cempedak atau manday merupakan hal yang biasa, namun tidak bagi orang di daerah lain.
“Jika kita bisa membuat sebuah video bagaimana sebuah cempedak bukan memakan buahnya tetapi memanfaatkan masakan kulitnya, itu sudah merupakan tayangan yang menarik dan unik bagi orang lain yang tidak terbiasa makan manday,” tuturnya.
Sementara itu, Fotografer Media Center Banjar Agus Fahlevie memaparkan bagaimana teknis mengabadikan sebuah momen menggunakan kamera smartphone, sehingga menjadi menarik.
Dia menjelaskan tentang bagaimana mengambil posisi atau angle ketika mengambil foto, waktu pengambilan foto serta berbagai kiat lainnya.
Pada acara tersebut juga dihadiri para Masyarakat sadar wisata, anggota Genpi Kabupaten Banjar, dan Nanang Galuh serta aparat desa. (MC-Kominfo. Banjar/Frs/Ags/Rzq/Hendy)

Source:: Media Center