Entries by kominfo

Bupati Lantik Pejabat Dilingkungan Pemkab Banjar

Martapura,InfoPublik-Bupati Banjar, H Khalilurrahman kembali melantik pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk yang kedua kalinya diawal tahun 2019.
Bupati Banjar yang akrab di sapa Guru Khalil ini melantik dan mengambil Sumpah Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama juga Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemkab Banjar di Mahligai Sultan Adam, Martapura, jumat sore (18/1/2019).
Ada 9 orang yang dilantik untuk menempati posisi yang baru dan mengalami rotasi di dalam lingkungan pemerintah Kabupaten Banjar, diantaranya 2 pejabat eselon II dan 6 orang dari eselon III dan IV.
Pejabat eselon II yang di rotasi adalah Made Teruna yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan menempati posisi yang baru sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah, sedangkan Kepala Dinas sebelumnya, Ahmad Suprapto di rotasi menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.
Sedangkan di tingkat Eselon III dan IV yang mengalami rotasi diantaranya adalah Yusna Gunani yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia menjadi Inspektur Pembantu I pada Inspektorat Kabupaten Banjar, Akhmad Jarkawi yang sebelumnya Kepala Sub Bagian Protokol pada Bagian Protokol dan Humas menjadi Kepala Bagian Protokol dan Humas dan Nooryadi Rakhman yang sebelumnya Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Pemerintahan Kelurahan Pesayangan menempati posisi yang ditinggalkan Akhmad Jarkawi.
Bupati Banjar, H Khalilurrahman berpesan pada pejabat yang baru di lantik agar tetap amanah dalam menjalankan tugas baru tersebut dengan sungguh-sungguh.
“Jangan terlalu kehimungan, jabatan itu sebuah ujian,” ujar Guru Khalil.
Guru Khalil, sapaan akrab Bupati Banjar pun menambahkan bahwa tujuan pelantikan pejabat baru ini memaksimalkan perwujudan visi dan misi Kabupaten Banjar secara bersama-sama hingga menghasilkan kesuksesan dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,”ungkap Guru Khalil.
Bupati Banjar menambahkan ada 2 orang pejabat eselon II yang di rotasi, ujarnya “rotasi ini akan dilaksanakan bertahap”. Tambah Bupati Banjar. (MC Kominfo-Kab.Banjar/Ags/Man/Dessy)

Selain Hadiri Kontes Durian, Rombongan Kementan Bakal Dialog dengan Petani Bunga

Martapura, infoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar siap menggelar Kontes Durian Tahun 2019 di Danau Tamiyang, Desa Mandikapau Barat, Kecamatan Karang INtan Kabupaten Banjar, Selasa (22/1/2019) besok. Rencananya, selain dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, Bupati Banjar H Khalilurrahman, juga akan disaksikan oleh para pejabat Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Khabarnya, para pejabat dari Kementerian Pertanian yang bakal hadir pada acara tahunan tersebut yakni, Dirjen Hortikultura Kementan Suwandi, Direktur Buah dan Florikultura Sarwo Edhy serta Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Enrizal Jamal.
Rombongan Kementan akan berada di Kabupaten Banjar selama tiga hari untuk mengikuti serangkaian kegiatan serta berdialog dengan para petani dan pelaku usaha di sektor pertanian di Kabupaten Banjar.
“Pada Selasa (22/1), Selain menghadiri Kontes Durian se-Kabupaten Banjar Tahun 2019, rombongan kementerian juga dijadwalkan akan mengunjungi Kampung Durian Desa Bi’ih Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar,” jelas Kabag Protokoler dan Humas Pemkab Banjar, Jarkawi, di Martapura Senin (21/1/2019).
Sedangkan pada keesokan harinya, rombongan Kementan RI ini juga rencananya akan mengunjungi Kampung Bunga serta melakukan panen bunga dan berdialog dengan para petani bunga melati di Desa Jingah Habang Ilir, Desa Labuan Tabu serta Desa Bincau Kecamatan Karang Intan.
“Setelah berdialog dengan petani bunga di Karang Intan, rombongan akan melanjutkan mengunjungi Sentra Jeruk di Kecamatan Astambul dan berdialog dengan para petani jeruk di sana,” jelasnya.
(MC-Kominfo-Kab.Banjar/Dani)

KPU Banjar Lantik 55 Relawan Demokrasi Pemilu

Martapura, infoPublik – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten banjar melantik sebanyak 54 Relawan Demokrasi Pemilu 2019, di Fave Hotel banjarbaru Sabtu (19/1/2019). Para relawan yang dilantik nantinya bertugas untuk sosialisasi kepada masyarakat tentang pemilihan umum.
Komisioner KPU Banjar Divisi Sosialisasi, SDM, Abdul Muthalib mengatakan, Pemilu merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Melalui penyelenggaraan pemilu inilah, digantungkan harapan untuk dapat membentuk pemerintahan yang memiliki legitimasi, bertumpu pada kehendak rakyat dan mengabdi pada tujuan untuk mensejahterakan rakyat serta mewujudkan keadilan sosial.
Dalam rangka mewujudkan harapan tersebut, partisipasi politik sejati rakyat, menjadi kunci utama keberhasilan pemilu. Partisipasi politik sejati dalam pemilu adalah partisipasi rakyat yang didasarkan pada pengetahuan tentang sistem politik, hak-hak politik rakyat dan kesadaran kritis dalam menggunakan hak pilih dan menanggapi seluruh proses dan tahapan pemilu.
“Oleh sebab itulah yang mendasari terbentuknya relawan demokrasi dan amanah undang-undang. Sehingga ada peran serta masyarakat dalam mensosialisasikan tentang tahapan dan makna pemilu itu sendiri,” kata pria yang akrab disapa Azi itu.
Relawan Pemilu di Kabupaten Banjar ada 55 orang, tugas mereka bukan hanya pada TPS-TPS tertentu saja tetapi mencakup seluruh wilayah Kabupaten Banjar dalam hal sosialisasi. Adapun jumlah TPS di Kabupaten Banjar sebanyak 1.831 buah.
Adapun seusai dilantik, para Relawan Demokrasi Pemilu 2019 pada Kabupaten Banjar mendapatkan pembekalan materi, dari Andi Tenri Sompa, Muslihah, Abdul Karim Omar, M Zain dan Abdul Muthalib.
Sementara salah seorang relawan Nurul Hikmah mengatakan keikutsertannya menjadi Relawas Demokrasi membantu KPU Kabupate Banjar dalam mensukseskan Pemilu menjadi salah satu alasan Nurul Hikmah menjadi Relawan Demokrasi Pemilu 2019 pada Kabupaten Banjar.
Mahasiswi Institut Agama Islam Darussalam Matapura itu mengatakan, menjadi Relawan Demokrasi KPU ini untuk mensosialisasikan kepaa masyarakat dalam hal pengetahuan mengenai pemilu serentak yang akan dilaksanakan di 2019 ini.
Relawan Demorkasi ini bisa membantu meningkatkan kinerja KPU dalam hal mensosialisasikan akan pentingnya hak memilih sesuai dengan harapan Pemilu yang berasaskan lansung umum bebas rahasia jujur dan adil.
“Alasan lainnya tertariknya menjadi Relawan Demokrasi KPU selain menambah wawasan mengenai pemilu saya juga ingin ikut berpartisipasi dalam mengsukseskan pemilu serentak 2019 ini , karena saya sadar akan pentingnya hak suara dalam memilih oleh sebab itu saya ingin ikut berpartisipasi mensosialisasikan tentang kepemiluan ini kepada masyarakat Kabupaten Banjar,” katanya, penuh semangat. (MC-Kominfo-Kab.Banjar/BPost-Adv/Dani)

Puskesmas Martapura 2 Siap Melayani Pasien Mulai Senin

Martapura, InfoPublik – Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPT) Puskesmas Martapura 2, yang ada di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar siap melayani pasien di gedung barunya mulai Senin (21/1).
Gedung baru yang terletak di Jalan Menteri 4 Desa Karangan Putih, Kelurahan Keraton tersebut, menerima pasien di poliklinik selama enam hari dalam seminggu yakni mulai Senin hingga Sabtu.
“Semoga nanti di gedung baru ini, pelayanan kesehatan pasien bisa lebih kita tingkatkan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu juga Pasien pun akan merasa nyaman,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah, di Martapura, Sabtu (19/1).
Sebelumnya, UPT Puskesmas Martapura 2 yang juga dikenal masyarakat dengan sebutan Puskesmas Pasayangan ini berada di Jalan Karya Bhakti Kelurahan Pasayangan Martapura. Namun karena lokasinya di areal yang sempit, kemudian berpindah ke gedung baru di Jl. Menteri 4 Desa Karangan Putih.
Pemerintah Kabupaten Banjar membangun gedung baru untuk Puskesmas Martapura 2 di lokasi yang cukup strategis di tengah perkotaan dan memiliki halaman yang luas untuk tempat parkir pasien.
Ikhwansyah juga meminta peran serta masyarakat untuk mendukung kinerja puskesmas di Kabupaten Banjar, serta memberikan masukan tentang pelayanan yang dilakukan oleh para petugas kesehatan di Puskesmas.
Bahkan Ikhawansyah meminta masyarakat untuk tidak segan-segan menyampaikan laporan kepadanya jika ada pelayanan yang kurang baik dari petugas kesehatan di puskesmas.
Sementara sebelum memulai operasional gedung baru UPT Pusekmas Martapura 2, Ikhwansyah dan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Martapura 2, Jumat (18/1) kemarin menggelar sholat hajat.
Pada sholat hajat berjemaah yang dipimpin oleh Tuan Guru H Zuhdi tersebut juga diikuti oleh Camat Martapura Achmad Junaidi, serta masyarakat sekitar puskesmas. (MC.Kominfo Banjar/Briefda-Iwan/dani)

Piala Adipura Diarak Keliling Martapura Diiringi Sinoman Hadrah

Martapura, infoPublik – Piala Adipura yang baru diterima oleh Pemerintah Kabupaten Banjar diarak keliling Kota Martapura, Kamis (17/1/2019). Start mulai Stadion Demang Lehman, arak-arakan menggunakan sejumlah mobil bak terbuka tersebut berakhir di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha, Martapura.
Diiringi kesenian sinoman hadrah, arak-arakan Piala Adipura yang dibawa oleh sejumlah petugas kebersihan bersama dengan nanang dan galuh Banjar ini, juga diiringi oleh mobil hias dari sejumlah instansi maupun perusahan daerah di Kabupaten Banjar.
Sementara di sepanjang jalan yang dilalui, masyarakat serta para pelajar Kota Martapura melambaikan tangan dan mengibarkan bendera kecil saat arak-arakan melalui melewati mereka.
Rombongan arak-arakan sempat berhenti di Tugu Adipura Sungai Paring. Di sini, rombongan bersama dengan Bupati H Khalilurrahman dan Forkopimda Kabupaten Banjar, mendengarkan Ikrar Adipura yang dibacakan oleh Sekda Banjar H Nasrunsyah.
Usai pembacaan ikrak, rombongan Piala Adipura yang berjumlah tujuh buah tersebut selanjutnya meneruskan perjalanan menuju RTH Ratu Zalecha. Diiringi kesenian Sinoman Hadrah, selanjutnya piala Adipura diserahkan oleh annggota Pasukan Kuning kepada Bupati Banjar H Khalilurrahman.
“Alhamdulillah, wujud dari kerja keras dan komitmen semua pihak dan seluruh masyarakat Kabupaten Banjar, pada hari ini kembali kita dapat mempertahankan dan membawa pulang Penghargaan Anugerah Adipura Tahun 2018 Kategori Kota Kecil untuk Kota Martapura,” ucapnya.
Dikatakan, raihan tersebut merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama yang solid serta dukungan semua pihak, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat yang selalu terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan lingkungan sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Banjar yang bersih dan nyaman.
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada semua yang telah berkontribusi dalam pencapaian anugerah adipura yang ketujuh kalinya ini,” tambahnya.
Bupati juga mengapresiasi sekolah di Kabupaten Banjar yang mendapatkan Adiwiyata Mandiri dan menyampaikan agar menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya.
“Kita juga harus berbangga karena mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional Tahun 2018 untuk SDN Keraton 1 Martapura dan SD Mitra Kasih Kertak Hanyar dari Menteri Lingkungan Hidup RI. Kita berharap penghargaan Adiwiyata Mandiri yang diraih mampu menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya yang ada di Kabupaten Banjar,” kata Bupati Banjar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar Boyke W Triestianto menyatakan sangat bersyukur atas perolehan piala Adipura secara berturut-turut kali ke-7. Piala Adipura ini ujarnya, untuk masyarakat Kabupaten Banjar, karena merupakan hasil kerja bersama-sama antara masyarakat dan pemerintah. (MC-Kominfo-Kab. Banjar (Ags/Rzq/Man/Prs/Dani)

Bupati Siapkan Kamar Buat Al-Fatih di Kantor Perwakilan

Martapura, InfoPublik – Muhammad Al Fatih (1) Tahun, balita asal Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar yang didiagnosis menderita penyakit langka sedianya menjalani rawat jalan. Pemerintah Kabupaten Banjar telah menyiapkan sebuah kamar khusus di Kantor Perwakilan Banjar Jalan Tebet Barat, Jakarta Selatan.
Al Fatih adalah bayi pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara yang ditemukan dengan diagnosis Jeune Syndrome yaitu kelainan tulang dada sempit, sehingga paru-paru tidak mengembang. Sudah sekitar Sembilan bulan dia dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
“Kita sudah siapkan sebuah kamar khusus untuk Al Fatih bersama orang tuanya, di Kantor Perwakilan Kabupaten Banjar selama menjalani rawat jalan. Kita siapkan di sini, agar mudah ketika hendak pemeriksaan kondisinya ke RSCM,” jelas Bupati Banjar H Khalilurrahman, saat memeriksa kamar yang disiapkan untuk warganya tersebut, Selasa (15/1/2019).
Bersama-sama dengan Ketua TP PKK Banjar Hj Raudathul Wardiyah, Kepala Dinas Kesehatan Ikhwansyah serta Kepala RSUD Ratu Zalecha Martapura, Dr. H. Tofik Norman Hidayat, Bupati memastikan bahwa kamar tersebut benar-benar siap untuk ditempati M. Al-Fatih dan orang tuanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah menjelaskan, Pemkab Banjar menyiapkan kamar khusus untuk Al Fatih dan orang tuanya, atas saran dari tim dokter di RSCM.
“Tim dokter RSCM yang menangani Al-Fatih menyarankan agar ditempatkan di luar rumah sakit, agar menghindari terkontaminasi penyakit lain,” jelasnya.
Pemkab Banjar menyiapkan sebuah kamar di lantai dua berukuran cukup luas, sekitar 4×4 meter yang dilengkapi dengan tempat tidur serta fentilator oksigen.
Sedianya lanjut Ikhwansyah, Al-Fatih sudah bisa menempati kamar di Kantor Perwakilan Kabupaten Banjar tersebut, namun tertunda karena menurut tim dokter yang menangani ada gangguan penyakit lain pada Al Fatih.
“Jadi kita masih menunggu infromasi selanjutnya dari tim medis RSCM, tentang perkembangan kondisi terakhir serta kapan bisa dipindahkan ke kantor Perwakilan Kabupaten Banjar,” imbuh dia.
Penyakit Jeune Syndrome merupakan kelainan berupa tulang dada yang sempit, sehingga paru-paru tidak mengembang, dan jika bernafas harus mengerahkan seluruh tenaga untuk memenuhi pasokan oksigen di dalam tubuh.
Menurut Ikhwansyah, hingga sekarang Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar bersama Pemerintah Provinsi Kalsel terus membantu anak tersebut hingga bisa pulih layaknya anak normal.
“Kita tetap optimis dan menurut Tim dokter kemungkinan sembuh 80 hingga 90 %. Kita terus berdoa dan saat ini yang penting kita pikirkan bagaimana menyiapkan biaya pengobatan yang cukup besar berkisar antara Rp16 juta hingga Rp20 juta per hari,” ujarnya. (MC-Kominfo-Kab.Banjar/Dani)