Entries by kominfo

Pajak Untuk Membangun Kabupaten Banjar

Martapura, InfoPublik – Apel gabungan di lingkup Pemerintahan Kabupaten Banjar, kali ini juga sekaligus memperingati Hari Kesadaran Nasional yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Banjar di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Banjar, Senin (18/3/2019).
Apel kali ini Bupati Banjar H Khalillurahman menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Piagam penghargaan dari Kepala ARSIP Nasional RI Kepada Pemkab Banjar sebagai pemerintahan Daerah yang memperoleh kategori baik berdasarkan hasil Pengawasan Kearsipan tahun 2018.
Selain itu Bupati Banjar juga menyerahan sibolis Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan Perkotaan (SPPT PBB P2) kabupaten Banjar pada tahun 2019 denagn jumlah ketetapan sebesar Rp. 9.621.765.182,- dengan jumlah wajib pajak 126.279. PBB P2 merupakan salah satu jenis pajak Daerah yang cukup memberikan kontribusi pada APBD Kabupaten Banjar. Pajak Daerah yang dibayarkan oleh masyarakat Kabupaten Banjar akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
Bupati Banjar menyampaikan agar para camat terutama bagi yang ada didaerah Kecamatannya untuk selalu senantiasa menggenjot dan memotivasi masyarakat untuk selalu membayar pajak. Mudah-mudahan diharapkan untuk biaya pembangunan di Kabupaten Banjar dari pajak itu, dan pajak itu namanya Pendapatan Hasil Daerah PAD”,ujarnya.
Penyerahan tersebut keseluruh Kecamatan di Wilayah Kabupaten Banjar seperti Kecamatan Martapura denngan ketetapan PBB P2 sebesar Rp.1.334.270.780 dan jumlah SPPT sebayak 31.449 lembar , Aranio dengan ketetapan Rp. 150.894.978,- dengan jumlah SPPT 1.439 lembar, Kecamatan Karang Intan dengan ketetapan Rp.78.012.727 dengan jumlah SPPT sebanyak 6.208 lembar, dan Kecamatan Martapura Barat dengan ketetapan Rp.36.208.186,- dengan jumlah SPPT 3.821 lembar. (MC-Kominfo-Kab.Banjar/MAN/dessy/Hendy).

DPRD Banjar Laksanakan Pergantian Antar Waktu

Martapura,InfoPublik — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Perubahan Anggota Alat Kelengkapan DPRD, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banjar Lantai II Kabupaten Banjar, Senin (18/3/2019).
Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Banjar H Rusli, Bupati Banjar H Khalillurrahman, Anggota DPRD Kabupaten Banjar dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Banjar.
Beberapa bulan menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak pada 17 April 2019, beberapa politisi yang menjadi anggota DPRD Kabupaten Banjar berpindah partai sehingga mengharuskan mereka meninggalkan posisinya sebagai anggota parlemen daerah.
akibat terjadinya kekosongan posisi yang ditinggalkan beberapa anggota DPRD tersebut, masing-masing fraksi di DPRD melaksanakan Pergantian Antar Waktu (PAW) agar fungsi DPRD tetap berjalan.
Ada 5 fraksi yang melakukan perubahan anggota dalam alat kelengkapan DPRD mulai dari 4 Komisi, Badan Musyawarah, Badan Anggaran dan Badan Legeslasi, yaitu Fraksi Golongan Karya, Fraksi Gerakan Indonesia Raya, Fraksi Persatuan Pembangunan Amanat Sejatera, Fraksi Nasional Demokrat dan Fraksi Kebangkitan Bangsa.
Anggota DPRD Kabupaten Banjar yang diganti antara lain Kasmili dari Partai Golkar yang pindah ke Partai Berkarya dan Jihan Hanifa dari Partai PPP yang pindah ke Partai Gerindra, digantikan beberapa anggota DPRD baru seperti Habib Ahmad Al Qadiri di Fraksi Persatuan Pembangunan Amanat Sejatera.
Juga diadakan perubahan posisi anggota DPRD di beberapa komisi, seperti Chairil Anwar yang berasal dari Komisi I yang pindah ke komisi III menggantikan Kasmili sebagai Ketua Komisi III, sedangkan posisi yang ditinggalkan Chairil Anwar diisi oleh H. Ahmad yang juga dirotasi dari Komisi II.
Ketua DPRD Kabupaten Banjar H. Rusli usai rapat paripurna menjelaskan PAW dan rotasi posisi anggota DPRD Kabupaten Banjar merupakan hal yang wajar.
“Pergantian ini diharuskan untuk mengisi kekosongan. Bagi kami intinya kekosongan ini harus diisi masing-masing fraksi untuk melanjutkan sisa jabatan yang ditinggalkan beberapa anggota yang di PAW dan tetap dilaksanakan sesuai Undang-Undang,” ujarnya.
Terkait efektifitas beberapa perubahan posisi anggota dalam alat kelengkapan DPRD dalam waktu tugas DPRD yang hanya tersisa beberapa bulan lagi.
“Masalah perubahan ini, efektif atau tidaknya tergantung kerja masing-masing komisi yang bertugas. Yang penting kita harus mengisi beberapa kekosongan yang terjadi. Kenapa baru dilaksanakan sekarang juga karena kita menunggu proses pelaksanaan PAW dimasing-masing fraksi ini selesai,” tambah H Rusli. (MC Kominfo Kab.Banjar/Man/Hendy)

Satuan Kerja Perangkat Daerah Komitmen Jaga Target Pendapatan Asli Daerah

Infopublik, Martapura – Bupati Banjar H Khalilurrahman melakukan penandatanganan perjanjian kinerja dalam rangka komitmen pengamanan target pendapatan daerah yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar, Senin (18/3/2019) di Aula Barakat.
Bupati Banjar H Khalilurrahman mengatakan bahwa sekarang telah memasuki era baru dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banjar, dimana untuk Tahun Anggaran 2019 ini, belanja telah mencapai angka 2 Trilliun lebih yaitu Rp.2.025.786.047.150 dengan pendapatan ditarget sebesar Rp.1.961.409.003.882,-,”
“Untuk tahun 2019 ini, telah terjadi kenaikan penerimaan sebesar 11,5% dibanding TA 2018 yaitu Rp.1.754.204.403.240,- sampai dengan tanggal 15 Maret 2019 realisasi sebesar Rp.321.632.360.687,- atau 16,40%,”
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Target sebesar Rp.185.457.159.100,- realisasi sampai dengan 15 Maret 2019 sebesar Rp.31.870.516.129,- atau 17,18%.
Dana Perimbangan Target sebesar Rp.1.723.364.211.431,- tercapai sebesar Rp.289.761.844.558,- atau 16,81%. Lain-lain Pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.52.587.633.351,-.

Khusus untuk pendapatan yang bersumber dari penerimaan PAD berdasarkan peraturan Bupati Banjar Nomor 59 Tahun 2018 Tentang penjabaran APBD TA.2019 bahwa pemungutannya dilakukan oleh 15 SKPD dan untuk pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) diminta kepada Camat untuk berperan aktif agar target yang sudah ditetapkan masing-masing Kecamatan dapat terealisasi.

“Dalam rangka meningkatkan dan mengoptimalkan penerimaan PAD dari sektor pajak dan retribusi yang dikelola oleh SKPD pemungut Lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar, berkomitmen dengan sungguh-sungguh mengamankan target penerimaan Pajak dan Retribusi,” ungkapnya.
“Untuk itu, kita harus optimis bahwa apa yang telah ditetapkan dalam APBD baik belanja maupun pendapatan akan terealisasi, maka saya tekankan kepada semua SKPD pemungut dan Camat untuk benar-benar melaksanakan apa yang telah dinyatakan dalam perjanjian kinerja yang telah ditanda tangani tadi, sehingga penanda tanganan ini, tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial belaka, justru harus menjadi pemicu semangat semua pihak untuk dapat mewujudkan apa yang telah ditetapkan dalam APBD TA 2019 ini,” ungkapnya
“Dalam kesempatan ini juga, saya meminta kepada Sekretaris Daerah H. Nasrunsyah selaku Koordinator Pengelolaan Keuangan Daerah dan Kepala Badan Pendapatan Daerah H. Syahrialludin selaku Koordinator Pendapatan untuk melakukan evaluasi secara berkala, terhadap capaian penerimaan pajak dan retrebusi daerah dan penerimaan daerah lainnya,” tambahnya.
Bupati Banjar mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua SKPD pemungut dan pihak terkait, yang telah melaksanakan komitmennya dalam pemungutan PAD termasuk pendapatan lainnya, karena pada TA 2018 pendapatan kita telah terealisasi sebesar 105% termasuk didalamnya PAD sebesar 109,58% atau Rp.189.442.245.378,-. Keberhasilan ini adalah berkat kerjasama semua pihak yang berkomitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,”tambahnya.(MCKominfoBanjar/Ainuddin/Hendy)

Haul Ke 42 KH Abdul Qadir Hasan

Martapura, InfoPublik – Martapura yang dikenal dengan kota serambi Mekah, kembali menggelar haul ulamanya, KH Abdul Qadir Hasan atau yang lebih dikenal dengan Guru Tuha, di kediaman beliau Jalan Masjid Agung Al-Karomah, Desa Pasayangan Utara, Martapura, Minggu (17/3/2019) siang.
Gelaran haul kali ini merupakan yang ke-42 setelah Guru Tuha wafat pada hari Sabtu, tanggal 11 Rajab 1398 Hijriyah/17 Juni 1978 Masehi dan dimakamkan di kubah jalan Masjid Agung Al-Karomah Pasayangan Utara, Martapura.
Haul KH Abdul Qadir Hasan tersebut tampak hadir Bupati Banjar, H Khalilurrahman, Ketua MUI Kabupaten Banjar KH Fadhlan Asy’ari, Anggota DPR-RI Kalsel Syafullah Tamliha, Anggota DPRD Kabupaten Banjar Gusti Abdurahmandan para Sejumlah Guru Pondok Pesantren Darussalam, Habaib serta para masyarakat.
Acara Haul diawali dengan pembacaan Maulidurrasul, surah Yasin, Tahlil dan doa yang dipimpin oleh Bupati Banjar H Khalilurrahman yang diikuti oleh ratusan jemaah yang terdiri dari para santri dan ratusan jamaah yang mengikuti Haul KH Abdul Qadir Hasan Ke-42, yang nampak khusyu dan khidmat.
Bupati Banjar menyampaikan bahwa KH Abdul Qadir Hasan merupakan seorang pejuang dan pendiri Organisasi Nahdatul Ulama (NU) di Kalimantan.
“Sosok KH Abdul Qadir Hasan adalah seorang pejuang juga pemimpin, dengan sejarah setelah belajar di Darussalam beliau melanjutkan pendidikannya kepada KH Hasyim Asy’ari, jadi beliau ini adalah pembawa NU ke Kalimantan, dengan jasanya itu beliau KH Abdul Qadir Hasan patut kita hormati,” ucap Bupati Banjar.
Pada masanya KH Abdul Qadir Hasan merupakan salah satu pejuang yang dibuktikan oleh khadamnya di Darussalam, yang mana sebelum kemerdekaan beliau termasuk pasukan perang gerilya, terang salah satu buyut, Guru Zayadi bin Ahmad Mursyidi bin Abdul Hakim bin Abdul Qadir Hasan.
Guru Tuha diketahui terikat kuat dengan jalinan ulama Nusantara dan belajar dengan sejumlah ulama. Beliau pernah berguru pada sejumlah ulama di Banjar seperti KH Husen Qadri dalam bidang ilmu Nahwu dan Sharaf, Tuan Guru H Abdur Rahman (Guru Adu) Tunggul Irang, dan Tuan Guru H Muhammad Kasyful Anwar Al Banjari. Selain itu, Guru Tuha juga sempat mengaji ke luar pulau Kalimantan. Diantaranya ke Tebuireng, Jombang, sekitar 7 tahun yang membimbing beliau adalah KH Hasyim Asy’ari pendiri NU. (MC Kominfo Kab Banjar/Frs/Hendy)

Lomba Jukung, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Martapura,InfoPublik — Event Akbar Lomba Jukung Tradisional memperebutkan piala Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur, di Sungai Martapura Desa Sungai Rangas Tengah Martapura Barat, Minggu (17/3/2019) sore. Jukung adalah alat transportasi sungai seperti perahu tetapi tidak menggunakan mesin yang sering masyarakat Kabupaten Banjar gunakan untuk bepergian ke suatu tempat dan berdagang.
Pada gelaran lomba jukung tradisional itu diikuti oleh 77 tim, tidak hanya dari Kabupaten Banjar tetapi juga dari Kabupaten Barito Kuala dan Kota Banjarmasin. Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur mengatakan, Saya pernah menggelar event serupa tetapi atas nama pribadi dan ternyata animo peserta luar biasa, tidak hanya dari Kabupaten Banjar tetapi ada dari Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala.
“Perlahan kami mendorong event lomba jukung tradisional ini bisa menarik wisatawan, menambah variasi event-event untuk menarik wisatawan di Kabupaten Banjar,” katanya.
“Melalui event lomba jukung tradisional ini pula sekaligus menjaring atlit-atlit dayung di Kabupaten Banjar. Terlebih untuk sarana dan prasarana berlatih di Kabupaten Banjar sangat didukung oleh kondisi geografis alamnya yang mempunyai banyak sungai,”tambahnya.
Camat Martapura Barat, Sumardi mengatakan, lomba jukung tradisional di Desa Sungai Rangas Tengah ini mampu menarik wisatawan jika dikemas sedemikian rupa. Pihaknya pun siap mendukung seratus persen untuk mengembangkan lomba jukung tradisional menjadi event bergengsi di Kabupaten Banjar.
“Bahkan sebelum menggelar kegiatan tersebut, warga desa bersama-sama gotong royong membersihkan sungai. Sangat bagus untuk dikembangkan menjadi event parisiwata, karena tentunya ini akan meningkatkan perekonomian warga,” katanya.
Dia menambahkan, sebagai pihak kecamatan maka siap bekerjasama dengan instansi terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar serta pihak-pihak lainnya.
Daftar juara lomba Jukung Tradisional Wakil Bupati Banjar, juara I Roditha dari Sungai Rangas, Juara II IKM Agus 4 Arwana Keliling Benteng Ulu, juara III IKM Agus 1 Keliling Benteng Ulu, juara IV Al madad Sungai Bakung, juara V alfarizi Keliling Benteng Ulu, juara VI drajad 3, juara VII IKM Agus 2 Keliling Benteng Ulu, juara VII IKM Agus 3 Keliling Benteng Ulu. Mendapatkan trophy dan uang pembinaan yang langsung diserahkan Wakil Bupati Banjar, H Saidi Mansyur. (MC Kominfo Kab.Banjar/Rzq/Ags/Man)

RAPI 02 Lantik Pengurus Baru

Martapura,InfoPublik – Guna meningkatkan kualitas individu dalam kepemimpinan dan manajemen organisasi, Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 19 Kalimantan Selatan lantik kepengurusan baru wilayah 02 Kabupaten Banjar, di Aula Gedung Juang Martapura, Sabtu (16/03/2019).
Pelantikan dipimpin langsung oleh HM Rosehan NB selaku Ketua RAPI Daerah 19 Kalimantan Selatan dan dihadiri berbagai unsur elemen seperti Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, Perwakilan Polres Banjar, Perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 1006/Martapura, dan ratusan anggota RAPI dari berbagai daerah baik Kabupaten/Kota maupun Kecamatan dan Desa. Di Kabupaten Banjar.
Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM Farid Soufian mengungkapkan sangat mengapresiasi keberadaan Organisasi RAPI yang ada di Kabupaten Banjar. Karena sangat membantu dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti dalam pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul kemarin, dan berbagai kegiatan lainnya.
“kegiatan sosial yang dilaksanakan organisasi RAPI, maupun organisasi lainnya seperti ORARI dapat membantu mewujudkan Kabupaten Banjar yang sejahtera dan barokah” katanya
Ketua Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 19 Kalimantan Selatan, H.M. Rosehan NB berpesan kepada Ketua pengurus RAPI wilayah 02 berpesan kepada seluruh pengurus organisasi RAPI Wilayah 02 Kabupaten Banjar agar terus melaksanakan program-program yang telah dilaksanakan pengurus yang telah lalu, agar organisasi RAPI dapat selalu tampil eksis dalam berbagai kegiatan sosial.
“Selamat kepada pengurus baru, saya berpesan agar pengurus baru agar sesegeranya berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti tanggap bencana dan lainnya” katanya
Rosehan berharap organisasi RAPI dapat berguna bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah seperti kegiatan sosial yaitu ketanggap bencana, maupun turut serta membantu Pemerintah Daerah contohnya menanam pohon dan sebagainya.
Adapun pengurus wilayah yang dilantik pada hari ini berjumlah 19 orang yang terdiri dari 3 orang Dewan Pengawas dan Penasehat Organisasi Wilayah 02 Kabupaten Banjar, 7 orang Pengurus Wilayah 02 Kabupaten Banjar, 3 orang Bagian Organisasi dan SDM, 3 oran Bagian Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama Antar Lembaga, serta 3 orang Bagian Hukum, Inovasi Organisasi, Penelitian dan Pengembangan.
Jabatan Dewan Pengawas dan Penasehat Organisasi Wilayah 02 Kabupaten Banjar diisi oleh Samsul Fajri, Adenansyah Firdaus, dan Hasan. Jabatan Pengurus Wilayah 02 Kabupaten Banjar diisi oleh Ketua Badarudin, Wakil Ketua I Arbani, Wakil Ketua II Rusma Noor, Sekertaris Syaipul Rahman, Wakil Sekertaris Fachrul Razi, Bendahara Zainal Arifin, dan Wakil Bendahara H. Kastani.
Ketua Pengurus RAPI Wilayah 02 Kabupaten Banjar telantik, Badarudin menyampaikan berbagai macam program organisasi RAPI wilayah 02 Kabupaten Banjar baik program jangka panjang maupun jangka pendek.
“Program jangka panjang kita adalah meningkatkan atau mewujudkan organisasi RAPI wilayah 02 Kabupaten Banjar agar menjadi organisasi yang solid, tangguh dan berkualitas. Adapun program jangka pendeknya, kami akan turut serta dalam berbagai peringatan haul-haul ulama kalimantan membantu relawan dalam bantuan komunikasi.” Ujarnya
Badarudin berharap RAPI wilayah 02 Kabupaten Banjar dapat menjadi organisasi yang berguna Masyarakat dan dibanggakan oleh Pemerintah Daerah. (MC Kominfo Kab.Banjar/Ags/Hendy)

Banjar Siap KKS 2019

Martapura – InfoPublik. Mengacu pada Peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor : 34 Tahun 2005 dan Nomor : 1138/MENKES/PB/VIII/2005 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat yang menciptakan suatu kondisi Kabupaten/Kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintregasi yang disepakati masyarakat dan Pemerintah Daerah.
Sejalan dengan itu, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar menyelenggarakan kegiatan Advokasi dan Asistensi Kabupaten Kota/Sehat (KKS) dalam rangka penilaian persiapan KKS 2019 Kabupaten Banjar, di Ruang Aula Baiman Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Banjar, Sabtu (16/3/2019) pagi.
Pada kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Nasrun Syah, Kepala Bappedalitbangda Banjar, Galuh Tantri Narindra, serta beberapa perwakilan SKPD terkait.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Nasrun Syah menyampaikan untuk terpilih sebagai Kabupaten/Kota Sehat ada beberapa klasifikasi dan kriteria penilaian yang harus dicapai.
“Kriteria penilaian diantaranya kemajuan di bidang kesehatan, infrastruktur Desa, sanitasi lingkungan, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, serta ketertiban sarana dan prasarana lalu lintas, kawasan pariwisata sehat, kehidupan sosial yang sehat, dan ketahanan pangan dan gizi,” jelasnya.
Melalui kriteria penilaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar dengan SKPD terkait akan mewujudkan Kabupaten Sehat, dengan semua program yang berbasis kesehatan dalam rangka mengatasi permasalahan kesehatan.
“Untuk mewujudkan Kabupaten Banjar Sehat, saya berharap kepada SKPD terkait, Camat, bahkan Kepala Desa bisa bekerjasama saling mendukung agar terwujudnya Kabupaten Sehat, karena yang kita inginkan semua. Kabupaten Banjar maju menuju kearah yang lebih baik,” ucap Sekda Banjar, H Nasrun Syah.
Kepala Bappelitbang Banjar, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan peran Pemerintah dengan bekerjasama dengan stakeholder terkait untuk bisa meningkatkan segala sektor penunjang, Pemerintahan ke depannya dan diharapkan dengan segala persiapan yang dilakukan bisa mewujudkan Kabupaten Banjar menjadi Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019
“Bappelitbang sebagai fungsi koordinasi, harapnya semua stakeholder, semua Kecamatan semua komunitas, dan orang orang terlibat akan mendukung programnya ini, karena program Kabupaten/Kota Sehat ini, tidak saja ditinjau dari sektor kesehatan saja, akan tetapi semua sektor, dengan peran Pemerintah bisa berkolaborasi dengan masyarakat, dengan poin masyarakat itu sadar terhadap kepedulian lingkungan, dan dengan harapannya bisa melibatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Selanjutnya usai pembukaan acara oleh Sekda Banjar juga memberikan pemahaman indikator-indikator penyelanggaraan Kabupaten/Kota Sehat kepada perwakilan SKPD terkait, pada acara tersebut sebagai narasumber Kasubid Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Bappeda Prov. Kalsel, Theodorik Rizal Manik. (MC Kominfo Kab. Banjar/Prs/Hendy)

Sekda Promosikan Taman Hutan Rakyat Sultan Adam


Martapura,InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan peringati Hari Bakti Rimbawan ke 36, di lokasi jalan Mataraman Sungai Ulin Banjarbaru Arteri Road, Sabtu (15/3/2019) pagi.
Sekertaris Daerah Kabupaten Banjar, H Nasrun Syah mengucapkan selamat Hari Bakti Rimbawan ke 36. Pemkab Banjar bangga melakukan penanaman di lokasi jalan tembus Mataraman Sungai Ulin Banjarbaru arteri road. Lokasi ini tepat sekali dilakukan penanaman yang akan dibangun tahun ini tembus ke Kecamatan Mataraman.
Sekda Banjar juga mengajak mempromosikan Taman Hutan Rakyat (TAHURA) Sultan Adam,Mandi Angin. Tahura sekarang menjadi objek wisata alam yang banyak dikunjungi oleh masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan. Keindahan tahura menjadi daya Tarik tersendiri untuk dapat menikmatinya baik Bersama keluarga, teman maupun rekan kerja. sudah banyak objek wisata yang ada di daerah Kawasan Tahura terseebut, ada pulau yang dikhususkan untuk Monyet Bekantan yang disebut Pulau Bekantan dan Pulau Rusa dan sudah banyak tempat tempat foto jadi ada jembatan gantung yang menarik sebagai obyek foto, dan paling membanggakan dari kolam Belanda ke puncaknya bisa melihat Waduk Riam Kanan dengan Keindahan yang disebut Raja Ampat Kalimantan Selatan.
Kepala Kesatuaan Pengelolaan Hutan Kayu Tangi, Lanang Budi mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar dalam hal ini melakukan penanaman serentak dalam rangka Hari Bakti Rimbawan yang ke 36 tahun 2019.
Sejarah terjadinya Hari Bakti Rimbawan adalah hari dimana dibentuknya Kementerian Kehutanan yang sebelumnya masih bergabung di dalam Departemen Pertanian, kalau dulu namanya Departemen Kehutanan yaitu tanggal 16 Maret 1983 dan hingga hari ini umurnya adalah tepat 36 tahun.
Penanaman dalam rangka Hari Bakti Rimbawan tahun ini dilaksanakan secara serentak disemua wilayah Kalimantan Selatan. Ini adalah merupakan kepedulian kita terhadap lingkungan dan merupakan bentuk langsung dukungan kita terhadap “revolusi hijau” yang telah dicanangkan oleh Bapak Gubernur.
Penanaman dalam rangka Hari Bakti Rimbawan ini untuk wilayah KPH Kayu Tangi penanaman dilaksanakan juga pada masing-masing dengan melibatkan aparat Kecamatan, desa dan tokoh masyarakat serta kelompok tani setempat yaitu dengan Kesatuan Resort Pengelolaan Hutan (KRPH) Pengaron, Sungai Pinang dan Paramasan dengan jumlah tanaman seluruhnya adalah 2.000 batang dengan berbagai jenis antara lain Mahoni, Trembesi Sengon dan jenis Multy Puspose Tree Spesies (MPTS) yaitu Matoa mangga, jambu air, kelengkeng dan rambutan. Khususnya MPTS Rencananya akan ditanam di hutan kota.
Dalam kesempatan ini kawasan hutan KPH Kayu Tangi telah membentuk Kelompok Tani Hutan (KTH) dan melakukan penanaman dimana pada tahun 2019 KPH Kayu Tangi melaksanakan bersama KTH sebanyak 54 KTH dengan masing-masing jumlah tanaman sebanyak 5.000 batang, sehingga nantinya jumlah tanaman yang tertanam adalah sebanyak 270.000 batang dengan jenis Sengon Solomon.
Acara tersebut dihadiri Sekertaris Daerah Kabupaten Banjar, H Nasrun Syah, nampak hadir juga Kepala SKPD Banjar, perwakilan Forkopimda Banjar, dan Himpunan Pensiunan Kehutanan Kalsel. Selanjutnya telah diserahkan bibit pohon secara simbolis oleh Kepala KTH Kayu Tangi, Lanang Budi kepada Sekda Banjar, H Nasrun Syah. Selanjutnya dilakukan penanaman pohon, yang dimulai oleh Sekda Banjar H Nasrun Syah di sepanjang Jalan Arteri Road Mataraman Sungai Ulin. (MC Kominfo Kab.Banjar/Man/Hendy)

Hari Ginjal, RS Raza Adakan Cerdas-Cermat Antar Pasien

Martapura, InfoPublik – Memperingati Hari Ginjal Sedunia yang diperingati setiap Kamis kedua Maret atau pada tahun ini berlangsung pada 14 Maret 2019, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura menggelar cerdas cermat antar pasien.
Mengusung tema Kidney Health For Everyone And Every Whare atau Kesehatan Ginjal Untuk Siapa Saja dan di mana Saja, lomba cerdas cermat antar pasien diselenggarakan di depan ruang Hemodialisa RSUD Ratu Zalecha, Kamis (14/3/2019).
Acara yang babak penyisihannya diselenggarakan sejak 2 hari lalu, berlangsung cukup meriah. Peserta merupakan pasien dan keluarganya.
Dr Gabriel sebagai penanggung jawab ruangan Hemodialisa mengajak kepada yang hadir untuk selalu menjaga kesehatan ginjal. Pasalnya, ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting.
Kabid Pelayanan Medik dr. Widya W Utami yang mewakili Direktur RSUD Ratu Zalecha menyampaikan harapan besar kepada semua petugas kesehatan di RSUD Ratu Zalecha, agar lebih meningkatkan pelayanan terhadap pasien.
“Manajemen Rumah Sakit Ratu Zalecha juga akan berusaha meningkatkan fasilitas pada unit Hemodialisa, khususnya dan fasilitas-fasilitas penunjang lain pada setiap bagian pelayanan di Rumah Sakit Ratu zalecha ini,” ujarnya.
Peringatan Hari Ginjal Sedunia merupakan kampanye untuk menjaga kesehatan ginjal. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018, prevalensi penyakit ginjal kronis atau PGK di Indonesia sebesar 3,8 persen atau naik sebesar 1,8 persen dibandingkan dengan 2013.
Pada final lomba cerdas-cermat bagi pasien dan keluarga berhasil menjadi juara pertama Akhmadillah dan Wartini Febrian, juara kedua Gt. M. Qamarullah yang berpsangan dengan Rantina sedangkan juara ketiga Rusiadi yang berpasangan dengan Risnawati. (MC-Kominfo.Banjar/Briefda/me2d/dani)

Kick Off Bongkar Jamban Terapung

Martapura,InfoPublik – Mensukseskan visi misi Bupati Banjar, H Khalilurrahman yakni membongkar seribu jamban apung dimasa kepemimpinannya, Pemkab Banjar melalui Dinas PUPR Kabupaten Banjar menggalakan Kick Off Pembongkaran Jamban Terapung 2019, sekaligus launching Gerakan Bersama Realisasi Akses Sanitasi, kegiatan digelar di Masjid At Taqwa Pekauman Martapura Timur, Kamis (13/4) pagi.
Dihadiri Kapolres Banjar, AKBP Takdir Matanette, Kajari Banjar, Muji Martopo, Kasdim 1006 Martapura, Kepala SKPD Pemkab Banjar, Para Camat, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat.
Bupati Banjar, H Khalilurrahman mengatakan, Kabupaten Banjar adalah daerah yang sebagian besar masyarakatnya bermukim di bantaran sungai dan memanfaatkan sungai untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi, mencuci dan buang air besar menggunakan jamban terapung.
Kegiatan-kegiatan tersebut mengakibatkan menurunnya kualitas air sungai menjadi tercemar oleh tinja yang mengandung berbagai macam bakteri dan virus penyebab penyakit-panyakit yang menular lewat air, sehingga dapat menurunkan derajat kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, M Hilman mengatakan, Kick Off Pembongkaran Jamban Terapung Tahun 2019 merupakan kelanjutan kegiatan pembongkaran jamban terapung tahun 2018 dari rangkaian dari Program Penghapusan seribu buah Jamban Terapung Pemkab Banjar tahun 2016 sampai dengan tahun 2020.
Gebrak’s atau Gerakan Bersama Realisasi Akses Sanitasi merupakan beberapa paket kebijakan penuntasan layanan air limbah menyeluruh dan berkelanjutan yang disusun melalui pendampingan Tim USDP (Urban Sanitation Developmen Program) Bappenas.
Ditujukan untuk meningkatkan layanan air limbah berupa Sistem Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) berbiaya murah bagi masyarakat yang bermukim di daerah bantaran sungai, pelibatan BUMDES, Koperasi Pegawai dengan sasaran juga diperlebar kepada ASN di daerah perkotaan.
Sampai tahun 2018, Dinas PUPR Kabupaten Banjar bersama dengan Pemerintah Desa serta partisipasi warga masyarakat secara mandiri sudah membongkar jamban apung sejumlah 294 buah. Dalam mendukung program penghapusan jamban terapung dan sesuai misi meningkatkan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan, pada tahun 2018 telah dilaksanakan beberapa kegiatan.
Hilman menyebutkan, pembangunan Septictank Individual sebanyak 839 unit melalui DAK Sanitasi Penugasan, 392 unit melalui APBD Kabupaten sehingga total 1231 buah. Pembangunan Septictank Individual beserta bilik WC sebanyak 31 unit melalui Kegiatan DPUPR Provinsi Kalsel.
Pembangunan bilik WC melalui sharing Dana Desa sejumlah 1.139 buah. Pembangunan bilik WC untuk masyarakat yang belum memiliki melalui sharing dana desa dan APBD Kabupaten. Pembangunan MCK Komunal dua buah.
Melalui proses panjang mulai dari identifikasi, sosialisasi, surat pernyataan warga yang menerima manfaat serta rapat koordinasi dengan aparatur desa maka pada tahun 2019 ini ditargetkan sekitar 270 jamban apung akan dibongkar.
Adapun kegiatan dan lokasi berada di empat Kecamatan dan di 21 kelurahan dan desa. Terdiri dari Kecamatan Martapura sebanyak 61 jambang yakni Kelurahan Murungkeraton sebanyak 10 jamban, Murungkenang sebanyak 11 jamban, Tambakbaru sebanyak 10 jamban apung, Tambakbaru Ilir sebanyak 16 jamban apung, dan di Tambakbaru Ulu sebanyak 14 jamban.
Kecamatan Martapuratimur sebanyak 140 jamban, terdiri dari Tambakanyar Ulu 15 jamban, Antasansenor 17 buah, Antasansenor ilir 20 jamban, Tambakanyar sebanyak 10 jamban, Tambakanyar Ilir sebanyak 10, Pekauman ada 8 jamban, Melayu ada 12 jamban, Melayuilir ada 8 jamban, Dalampagar ada 15 jamban, Dalampagar Ulu ada empat jamban, Keramat ada tujuh jamban, Keramatbaru ada 14 jamban.
Kecamatan Martapura Barat total ada 47 jamban apung, di Telukselong sebanyak tujuh jamban, Tangkas ada 19 jamban dan Kelilingbenteng Ulu ada 21 jamban. Kecamatan Sungaitabuk di Desa Kelilingbenteng Ilir ada 22 jamban.
“Kegiatan-kegiatan ini akan terus berlanjut, sehingga target penghapusan seribu jamban terapung dapat terpenuhi dan diharapkan masyarakat dapat merubah kebiasaannya dan tidak menggunakan jamban terapung lagi,” imbuh Hilman.
Hilman pun berharap, para SKPD, camat, lurah atau pembakal dapat memberikan bantuan demi kelancaran pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Dinas PUPR Banjar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dan membantu kelancaran kegiatan ini, semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut dan mengharapkan masyarakat untuk bisa merubah kebiasaan agar tidak menggunakan jamban terapung. (MC-Kominfo-Kab. Banjar/Rzq/Ags/Prs/Man/Dessy).